Langganan artikel
  • Home
  • Rekan
  • Layanan
  • Media Iklan
  • Informasi Situs
    • Privacy Policy
  • Pranala Luar
    Artikel Selanjutnya
    Artikel Sebelumnya

    Foodfezt Jogja Dengan Menu Kuliner Mantabssss

    foodfeztKamu tahu Foodfezt ga? Tentu saja saya tahu! Foodfezt adalah sebuah resto dengan konsep IKS (Integrated Kitchen System) dan tagline “Semacam tempat makan”. Dari mana saya tahu? Karena lumayan sering datang ke Foodfezt untuk memesan sate jamur untuk saya dan fried mushroom alias jamur goreng untuk pacar saya, entah kenapa sekarang jadi suka jamur-jamuran. Jadi, ingat betul dengan taglinenya. Foodfezt ini memiliki variasi menu yang banyak sehingga kalau datang berkali-kali pun tidak akan bosan. Banyak menu yang patut dicoba di Foodfezt ini, kalau Anda berada di Jogja jangan segan-segan untuk datang ke Foodfezt. Simak pengalaman saya bersama Foodfezt.

    Keunggulan FoodFezt

    Kalau Anda datang ke Foodfezt, Anda tidak akan diberikan pulpen dan kertas untuk menuliskan apa yang Anda pesan, tetapi waiterlah yang akan mencatat pesanan Anda pada sebuah alat bernama PDA lalu akan disinkronisasikan dengan komputer yang memiliki network ke komputer kasir dan stall (dapur-dapur tertentu yang dipisahkan dengan sekat, masing-masing dapur memiliki kategori menu tersendiri). Jadi si waiter tadi tidak usah repot-repot mencatat di kertas dan memberikannya ke stall mau pun kasir untuk diproses, karena semua berjalan secara realtime online, ya sebuah pergeseran metode pelayanan ke arah yang lebih komprehensif dan lebih baik. Dengan cara ini Foodfest memiliki keunggulan yang patut diperhitungkan yaitu:

    • Mendukung Green Campaign, karena tidak boros kertas dan tinta
    • Cepatnya pelayanan, karena si waiter tinggal hanya mensikronkan data pesanan pada PDA dengan komputer, dan komputer itu langsung mengirimkan data pesanan ke stall dan kasir. Dengan ini waiter memiliki waktu lebih banyak dan efektif untuk melayani para pengunjung
    • Meminimalisasi dan segmentasi kesalahan: tidak ada istilah salah tulis harga atau salah menjumlahkan total pesanan yang harus dibayar karena komputer yang melakukannya secara otomatis. Nah, di sini kalau ada kembalian yang kurang atau lebih sudah jelas kesalahan kasir. Kalau ada kesalahan atau missing order dalam pesanan juga sudah tahu kesalahan siapa, jika salah pesanan cukup dicek di data pesanan, kalau tidak ada berarti salah waiter, jika ada berarti kesalahan orang stall. Mudah kan?
    • Bisa dilakukan pencatatan langsung ke database data overall konsumen secara otomatis yang berisikan parameter: Makanan paling laris, minuman paling laris, makanan paling sedikit terjual, minuman paling sedikit terjual, stall mana yang memberikan omzet paling banyak, dan lain-lain. Keuntungan dari pencatatan ini adalah bisa dianalisisnya kira-kira menu apa yang perlu ditiadakan, menu apa yang perlu ditambah kuantitasnya bahan dasarnya, hari atau bulan apa saja yang banyak mendatangkan banyak omzet, dan lain-lain. Banyak yang dapat dilakukan dengan data collection ini sehingga Foodfezt bisa terus berimprovisasi dan melakukan perbaikan untuk memuaskan konsumen


    Bagaimana dengan soal rasa dan harga di Foodfezt? Saya rasa manajer mau pun para supervisor Foodfezt memiliki quality control yang ketat, terlihat dari cara mengatur dan mengkoordinasikan para waiter dengan sangat baik, hal ini saya ketahui karena saya lumayan sering datang ke Foodfezt  dan memperhatikan cara mereka bekerja (sering datang karena jarak antara tempat tinggal saya dan Foodfezt tidak jauh hanya 500 meter saja, hehehe) Selain itu komplain Anda pun akan diterima dengan baik oleh mereka, coba saja kalau tidak percaya!

    Harga dan Rasa

    Untuk pelayanan sekaliber Foodfezt ini harga makanan mau pun minuman terbilang murah!! Bahkan harga makanannya bisa setara mau pun di bawah harga kaki lima!! Oh iya jangan komplain soal harga, karena apabila Anda sudah duduk, memesan, dan makan di Foodfezt makanan termahal dalam menu yang Anda pesan pun jadi terasa murah dan Anda puas dengan apa yang Anda makan.

    jamur goreng at foodfezt jogja

    Wah, cukup sekian cerita pengalaman saya di Foodfezt. Menurut saya, cerita saya ini tidak berlebihan karena itulah yang saya alami. Saya pun pernah komplain karena sate jamur kesukaan saya suhunya tidak panas, dan ditanggapi dengan baik. Kok saya tahunya cuma jamur? Mau saya sebutkan menu kuliner yang mantab yang saya tahu? Ada Bebe Sagor, Nasi Goreng Kebuli, Spaghetti, Salad o Porto, Roti Jala, berbagai steak, Soto Betawi, Shitake Saute, wew banyak tau.. Oh iya peringatan! Bagi yang tidak suka asin-asin pedas jangan coba Beibeh Sagor, meski pun saya suka tapi pacar saya tidak suka.

    Mau menghubungi Foodfezt? Mudah saja melalui YM JogjaFoodFest-Delivery Service atau melalui telepon (0274) 554-554 / (0274) 328-3000 atau mau saran atau kritik? Kirim saja ke email: care@foodfezt.com, Silakan kunjungi website Foodfezt di http://www.jogjafoodfest.com.


    AUTHOR

    aprillins # Berkecimpung dalam bidang filsafat sekaligus menekuni web programming sebagai tambahan. Suka membaca buku lalu merenungkannya dan mengaplikasikan hasilnya :)

    Artikel Terkait

    • FoodFezt Jogja
    • 7 Hal Menyebalkan Dalam Hidup
    • Dua Aktivitas Mudah Mencegah Global Warming
    • Jogja Ramai Kendaraan Saat Hujan
    • Foto Jakal Jogja: Pemilu 2009 Sangat Amat Damai Sekali
    • Kafe Betawi – Soto Betawi Daging Sapi
    • Pepper Lunch – Salmon Cream Pasta

    13 tanggapan untuk “Foodfezt Jogja Dengan Menu Kuliner Mantabssss”

    1. ajeng
      October 30th, 2009 at 02:11 | #1
      Reply | Quote

      Lhah..? Dari belajar filsafat sekarang jadi pedagang ya Pril? Wah,wah.. Tapi mau juga nyobain, kalo gratis :-D

      • aprillins
        October 30th, 2009 at 02:16 | #2
        Reply | Quote

        heuehuhe.. kan itu ikut lomba blog ehehehehe..

    2. buwel
      October 30th, 2009 at 06:35 | #3
      Reply | Quote

      wah, moga sukses dan menang neh is….amiiiin

      • aprillins
        October 30th, 2009 at 07:07 | #4
        Reply | Quote

        amiin om buwell..! hehehe

      • quinie
        October 31st, 2009 at 04:54 | #5
        Reply | Quote

        huaaa kalo menang, pokoknya gua musti ditraktir makan di situ yaaa

    3. nahdhi
      October 30th, 2009 at 10:38 | #6
      Reply | Quote

      FoodFezt yang di Jakal Puanasss en gak bisa “ngadhem”….

      • aprillins
        October 30th, 2009 at 11:03 | #7
        Reply | Quote

        heuehu.. masa panas… nggak kok.. kalo malam tuh dinginnn.. hehehe tergantung cuacanya sih.. kalo hujan ya dingin kalo panas ya panas.. hohohoho :cool:

    4. ditter
      October 30th, 2009 at 10:44 | #8
      Reply | Quote

      Enak si… Tapi ga pas buat kantongku! Terlalu mahal. Bagiku lho, hehehe…

      • aprillins
        October 30th, 2009 at 10:58 | #9
        Reply | Quote

        wii.. si adit belum pernah ngerasain bayar sate domba afrika yah?? lebih parah tau harganya.. bener2 deh.. dites aja dit..

    5. suwung
      November 1st, 2009 at 06:25 | #10
      Reply | Quote

      hebad hebad hebad

    6. fanny
      November 1st, 2009 at 07:47 | #11
      Reply | Quote

      lomba toh….hehehe…makan2 dunk kalo menang ya. kayaknya menarik nih. di daerah mana tuh? di malioboro?

    7. Joko Setiawan
      November 1st, 2009 at 12:35 | #12
      Reply | Quote

      Hhmm…Nikmat bener tuwh……

    8. attayaya
      November 2nd, 2009 at 12:05 | #13
      Reply | Quote

      go green with paperless

      ayooo traktirrrr

    Silakan memberi tanggapan

    Batalkan memberi komentar

    Kategori Artikel

    • Aksiologi
    • Epistemologi
    • Etika
    • Etika Bisnis
    • Etika Lingkungan
    • Etika Politik
    • Etika Teknologi
    • Filsafat Agama
    • Filsafat Kebudayaan
    • Filsafat Ketuhanan
    • Filsafat Kontemporer
    • Filsafat Kontemporer
    • Filsafat Manusia
    • Filsafat Pendidikan
    • Filsafat Politik
    • Filsafat Sosial
    • Filsuf
    • Kontemplasi
    • Kosmologi
    • Metafisika
    • Sejarah Etika

    Artikel Terbaru

    • Teori Koresponden: Ujian Persamaan dengan Fakta
    • 8 Prinsip Postulat Ilmiah, Aksioma, dan Konsep
    • Common Sense, Subjektivisme dan Objektivisme
    • Pandangan Objektivisme dan Subjektivisme Ekstrim Akan Gagal
    • Menanggapi Persoalan Moral dan Budaya dari Attayaya
    • Gottfried Wilhelm Leibniz – Doktor Pada Usia 20 Tahun
    • Rene Descartes – Rasional dan Skeptisisme
    • David Hume – Skeptisisme dan Empirisme
    • Teori Kebenaran Menurut William James
    • Aurellius Augustinus Hipponensis Antara Kristen dan Filsafat
    Aprillins © 2008-2010 | aprillins.com powered by Advanced Wordpress
    All content are protected. Copying are limited by showing a link in your bibliography
    TopOfBlogs