Langganan artikel
  • Home
  • Rekan
  • Layanan
  • Media Iklan
  • Informasi Situs
    • Privacy Policy
  • Pranala Luar
    Artikel Selanjutnya
    Artikel Sebelumnya

    Keterampilan Praktis Setelah Mempelajari Filsafat

    Filsafat sebagai salah satu sisi kehidupan manusia tidak hanya berkontemplasi semata atau menghasilkan hal yang tidak penting dan tidak dapat diaplikasikan, filsafat tidak hanya sampai pada penerawangan abstrak seperti halnya perdukunan, ilmu nujum, dan lain-lain yang mengaitkan filsafat dengan ilmu gaib. Filsafat juga memiliki kemampuan praktis yang tentunya dapat diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan kata lain, filsafat tidak hanya omong doang atau menghasilkan karya yang kaku, tetapi menghasilkan sesuatu yang bermakna dalam kehidupan yaitu membangun masyarakat yang memiliki pemikiran kritis. Dari mana bisa kelihatan? Kemampuan atau keterampilan praktis setelah mempelajari filsafat antara lain:

    1. Memiliki kemampuan meneliti berbagai ide filsafati dalam bidang religi dan budaya, ilmu, dan teknologi, sosial politik, dan etika baik secara filsafati mau pun dalam perspektif Pancasila
    2. Memiliki keterampilan menerapkan hasil penelitian filsafati dalam bidang keilmuan dan kehidupan seperti penegakan hukum, hak asasi manusia, kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak, demokratisasi
    3. Memiliki kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan dalam masyarakat secara filsafati mau pun dalam perspektif Pancasila
    4. Memiliki kemampuan berkomunikasi dalam bidang filsafat, baik secara lisan mau pun tulisan pada tingkat lokal, nasional, mau pun internasional.

    Itulah sedikit dari keterampilan praktis setelah mempelajari filsafat, tentu bukan belajar filsafat satu atau tujuh hari melainkan bertahun-tahun lamanya seiring dengan berjalannya hidup secara individu dan sosial, nanti akan kelihatan alasan “mengapa” filsafat sangat patut dipelajari.


    AUTHOR

    aprillins # Berkecimpung dalam bidang filsafat sekaligus menekuni web programming sebagai tambahan. Suka membaca buku lalu merenungkannya dan mengaplikasikan hasilnya :)

    Artikel Terkait

    • Mempelajari Etika Makan Suatu Tinjauan Filosofis
    • Mengajari Manusia Berpikir Secara Filosofis
    • Hacking Facebook Benar atau Salah?
    • Tujuan Hidup Saya Secara Filosofis
    • Arti Penting Filsafat Sosial
    • Bermoralkah Pemujaan Sarana di atas Tujuan?
    • Sebab dan Awal Berpikir Pada Manusia

    4 tanggapan untuk “Keterampilan Praktis Setelah Mempelajari Filsafat”

    1. rosyid
      December 1st, 2009 at 02:19 | #1
      Reply | Quote

      tulisannya keren bro… tapi kayaknya ada yang kurang.

      kegunaan filsafat; “membuat beberapa orang berdebat tidak habis-habisnya daripada nanti mengganggu masyarakat kuas” quote dari seseorang di forum filsafat.

    2. attayaya
      December 1st, 2009 at 09:22 | #2
      Reply | Quote

      berarti lapangan kerjanya banyak dong

    3. attayaya
      December 1st, 2009 at 09:23 | #3
      Reply | Quote

      mana komen tadi?

    4. attayaya
      December 3rd, 2009 at 09:45 | #4
      Reply | Quote

      sore2 gni mo cari pisang goreng

    Silakan memberi tanggapan

    Batalkan memberi komentar

    Kategori Artikel

    • Aksiologi
    • Epistemologi
    • Etika
    • Etika Bisnis
    • Etika Lingkungan
    • Etika Politik
    • Etika Teknologi
    • Filsafat Agama
    • Filsafat Kebudayaan
    • Filsafat Ketuhanan
    • Filsafat Kontemporer
    • Filsafat Kontemporer
    • Filsafat Manusia
    • Filsafat Pendidikan
    • Filsafat Politik
    • Filsafat Sosial
    • Filsuf
    • Kontemplasi
    • Kosmologi
    • Metafisika
    • Sejarah Etika

    Artikel Terbaru

    • Teori Koresponden: Ujian Persamaan dengan Fakta
    • 8 Prinsip Postulat Ilmiah, Aksioma, dan Konsep
    • Common Sense, Subjektivisme dan Objektivisme
    • Pandangan Objektivisme dan Subjektivisme Ekstrim Akan Gagal
    • Menanggapi Persoalan Moral dan Budaya dari Attayaya
    • Gottfried Wilhelm Leibniz – Doktor Pada Usia 20 Tahun
    • Rene Descartes – Rasional dan Skeptisisme
    • David Hume – Skeptisisme dan Empirisme
    • Teori Kebenaran Menurut William James
    • Aurellius Augustinus Hipponensis Antara Kristen dan Filsafat
    Aprillins © 2008-2010 | aprillins.com powered by Advanced Wordpress
    All content are protected. Copying are limited by showing a link in your bibliography
    TopOfBlogs