Langganan artikel
  • Home
  • Rekan
  • Layanan
  • Advertising
  • Informasi Situs
    • Privacy Policy
    • Pranala Luar
  • Lowongan
Artikel Selanjutnya
Artikel Sebelumnya

12 Tokoh Filsafat Pendidikan

14 December 2009 05:12 PM - oleh aprillins Ada 8 tanggapan

Filsafat pendidikan menjadi salah satu mata kuliah filsafat yang penting bagi kegiatan belajar mengajar dikarenakan tentu pendidikan harus disesuaikan dengan kondisi bagaimana seharusnya manusia dipandang. Dengan itu maka akan kelihatan pendidikan seperti apa yang sebaiknya diterapkan pada kelompok manusia, misalnya, di daerah perkampungan, di perkotaan, mau pun di rumah (homeschooling). Rasanya kurang relevan ketika cara mendidik yang terlalu formal, sering memakai istilah tidak lazim, memakai media canggih diterapkan pada pendidikan di perkampungan. Tentu ada cara dan dasar lain yang memberikan jalan keluar terhadap permasalahan ini, caranya dengan berfilsafat tentang pendidikan. Berikut ini adalah 12 tokoh filsafat pendidikan yang bisa menjadi titik tolak dalam mendidik.

  • #1 Horace Mann (1796-1859) Pelopor Pendidikan Sekolah Amerika Untuk Umum: Horace Mann dibesarkan di saat ketika pendidikan tidak mudah diperoleh bagi mereka yang tinggal di daerah pedesaan miskin Amerika. Meskipun pendidikan awal sendiri terbatas, ia masuk di Browns University, belajar hukum, dan kemudian menikmati karir politik dengan sukses. Waktu selama bertugas sebagai perwakilan dan senator pada badan legislatif Massachusetts dan Sekretaris Dewan Pendidikan Massachusetts, dia menggunakan pengaruhnya untuk memajukan perubahan dalam sistem pendidikan Amerika. Orang Amerika bisa berterima kasih Horace Mann untuk pelatihan guru perguruan tinggi, perpustakaan gratis, dan pendidikan umum gratis untuk semua anak-anak dengan pendapatan dari pajak.
  • #2 Freidrich Froebel (1782-1852) Pelopor Pendidikan Anak Usia Dini: Freidrich Froebel adalah seorang pendidik Jerman yang dipengaruhi filsafat pendidikan dari orang seperti Horace Mann dan Maria Montessori. Didasarkan pada keyakinan bahwa anak muda memiliki berbagai sifat bawaan yang akan terungkap secara bertahap secara natural, ia mendirikan taman kanak-kanak di mana kebebasan berekspresi, kreativitas, interaksi sosial, aktivitas motorik dan learning by doing sebagai fokusnya. Banyak dari prinsip yang sama dapat ditemukan dalam program anak usia dini pada masa kontemporer.
Halaman selanjutnya

Tweet

AUTHOR

aprillins # Berkecimpung dalam bidang filsafat sekaligus menekuni web programming sebagai tambahan. Suka membaca buku lalu merenungkannya dan mengaplikasikan hasilnya :)

Artikel Terkait

  • Filsafat Pendidikan Sebuah Pengenalan dan Definisi
  • Metode Filsafat Pendidikan Progresivisme

8 tanggapan untuk “12 Tokoh Filsafat Pendidikan”

  1. helindakarla
    December 15th, 2009 at 06:23 | #1
    Reply | Quote

    ok bang itu memang dasarnya udah ada heheheeh :razz:

  2. Ida
    January 27th, 2010 at 14:00 | #2
    Reply | Quote

    sy pengen penjelasan yang lbh tentang masing2 tkh filsafat tersebut, mkch………….

  3. istamar
    June 16th, 2010 at 11:54 | #3
    Reply | Quote

    lebih diperjelas lg donk tntg tokoh2 filsafat…..
    filsafat hukum,filsafat kebudayaan,filsafat sosial,filsafat agama… :-P

  4. septi
    July 15th, 2010 at 20:24 | #4
    Reply | Quote

    terima kasih dah bantu tugas , lumayan gak cape cari lagi and bisa bantu gak tokoh-tokoh filsafat indonesia thank ya … :?:

  5. aning
    November 11th, 2010 at 20:24 | #5
    Reply | Quote

    ok tky

  6. juanda
    November 21st, 2010 at 16:43 | #6
    Reply | Quote

    Terima kasih banyak atas artikelnya

  7. Ricky
    September 30th, 2011 at 21:49 | #7
    Reply | Quote

    thanks….

  8. yarman
    October 1st, 2011 at 13:18 | #8
    Reply | Quote

    yessssss

Berikan tanggapan Anda

Batalkan memberi komentar

Kategori Artikel

  • Aksiologi
  • Epistemologi
  • Etika
  • Etika Bisnis
  • Etika Lingkungan
  • Etika Politik
  • Etika Teknologi
  • Filsafat Agama
  • Filsafat Cina
  • Filsafat Kebudayaan
  • Filsafat Ketuhanan
  • Filsafat Kontemporer
  • Filsafat Kontemporer
  • Filsafat Manusia
  • Filsafat Pendidikan
  • Filsafat Politik
  • Filsafat Sosial
  • Filsuf
  • Kontemplasi
  • Kosmologi
  • Metafisika
  • Ontologi
  • Sejarah Etika

Artikel Terbaru

  • Apakah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan?
  • Makna “Kita! Lo aja Kali!” Dari Sudut Pandang Filsafat Politik
  • Haters: Sebuah Fenomenon Kelahiran Si Tukang Benci
  • Permasalahan Lupa dan Ingatan Manusia
  • Kegunaan dan Hakikat Angka Nol
  • Rumah Perlindungan Bagi Bayi Terbuang Setuju atau Tidak?
  • Makna Pembunuhan Karakter
  • Filsafat Kacamata
  • Dari Facebook Democracy Sampai Internet Mobokrasi
  • Permasalahan Ingatan Tinjauan Epistemologi
  • Makna Peribahasa Katak Dalam Tempurung
  • Penggunaan dan Arti Kata “Menggurita”
  • Tembok-Tembok Ciptaan Manusia
  • Paradoks Kebenaran dengan Contoh Plato dan Socrates
  • Manusia dan Obsesi Mereka Terhadap Kecepatan
  • Hubungan Antara Cinta, Otak dan Kesadaran
  • Apakah Internet Membuat Kita Bodoh?
  • Jarak Pandang dan Permasalahan Filsafat yang Rumit
  • Hubungan Antara Blackberry dan Budaya Gengsi di Indonesia
  • Kenapa Mencontek Dapat Merugikan Kita?
  • John Doe dan Identitas Manusia
  • Jika Kita Dilahirkan Dalam Budaya yang Berbeda?
  • Manusia dan Rekayasa Alam
  • Rasionalisme Hukum Indonesia
  • Cuci Otak: Mengontrol Pikiran Manusia
  • Epistemologi Tentang Warna dan Persepsi Indra
  • Dualisme dalam Diri Manusia antara Jasmani dan Rohani
Aprillins © 2008-2011
All content are protected. Copying are limited by showing a link in your bibliography
TopOfBlogs