Rudolf Matheus Yunani Prawiranegara Berpulang
Seorang ayah dengan nama lengkap Rudolf Matheus Yunani Prawiranegara telah berpulang ke sisi-Nya pada tanggal 26 Desember 2009 di Graha Amerta RSU dr Soetomo, Surabaya. Beliau dishalati di Masjid Mujahiddin Jalan Perak Barat dan kemudian di Mushola Nurul Ulama dekat tempat tinggal beliau di Jalan Putat Jaya Barat C-XI. Pemakaman dilangsungkan sekitar pukul 14.00 di Taman Makam Putat. Beliau adalah seorang Budayawan, wartawan senior pada Surabaya Post, Ketua Pleno Dewan Kesenian Surabaya, dan sekaligus sebagai seorang filsuf yang tentu konsen dalam bidang budaya. Jarang yang tahu bahwa sebenarnya nama depan Rudolf Matheus (RM) yang biasa dipakai dalam berbagai artikel karyanya itu bukan nama asli, RM itu singkatan dari Rijalijanu Muhammad:
Yusri pun mengaku baru tahu kalau nama Rudolf Mathius di depan nama Yunani Prawiranegara bukanlah nama almarhum sebenarnya. “Kita juga baru tahu dapat bocoran dari keluarga bahwa RM merupakan singkatan dari Rijalijanu Muhammad,” ujar Yusri. “Selama ini kita tahunya RM itu singkatan Raden Mas. Tapi selama ini, beliau ini mengenalkan dirinya dengan nama depan Rudolf Mathius. Saya kira begitulah seniman,” ujar Yusri.
Namanya juga seniman, budayawan, sekaligus filsuf tentu memiliki prinsip dan idealisme tersendiri. Selain di media cetak, berbagai karyanya juga dapat ditemukan di berbagai media online.
Beliau juga merupakan ayah dari seorang teman yang bernama Ahmad Romawi Yunani (Roma) orangnya bertubuh besar dan kocak, terakhir bertemu dengannya sekitar 3 minggu yang lalu. Semoga Roma diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menerima kepergian sang ayah.
Selamat jalan Pak Yunani Prawiranegara semoga di alam sana memperoleh tempat yang mulia. Amiin.
Berita terkait juga dapat dibaca pada sumber berikut:
- Kompas
- Surabaya Post
- Detik Surabaya
- Berita Jatim
Didedikasikan untuk Roma, dan almarhum RM Yunani Prawiranegara
AUTHOR
aprillins # Berkecimpung dalam bidang filsafat sekaligus menekuni web programming sebagai tambahan. Suka membaca buku lalu merenungkannya dan mengaplikasikan hasilnya :)


Artikel Sebelumnya


innalillahi wainna ilaihi rajiun
Kita kembali kehilangan seorang seniman, budayawan…
btw,… namanya koq macem2 yah?
Koment saya yang tadi masuk nggak?
masuk pak iwan ehueheuhe
met jalan pak rudolf