Langganan artikel
  • Home
  • Rekan
  • Layanan
  • Media Iklan
  • Informasi Situs
    • Privacy Policy
  • Pranala Luar
    Artikel Selanjutnya
    Artikel Sebelumnya

    Alasan Adanya Perbedaan

    Seringkali orang bertanya mengapa sih perbedaan itu ada? Oleh karena itu saya akan mencoba menjawabnya secara tidak langsung.. :)

    • Kalau saya dengan kamu sama, berarti kamu beruntung bisa seganteng saya
    • Kalau saya memilih untuk mati, berarti kamu tidak hidup dan artinya tidak ada manusia
    • Kalau saya pilih lagu dangdut, berarti musik takkan berkembang karena semuanya cuma ingin dangdut
    • Kalau saya suka sama Luna Maya atau Cinta Laura, berarti akan saling tuding dan bunuh untuk mendapatkan cintanya. Ya.. mungkin seperti pak Antasari Azhar yah
    • Kalau saya suka makan daun singkong tiap hari 0.1 kg, berarti ada 600 jt kilogram daun singkong yang dibutuhkan oleh penduduk dunia setiap harinya, karena penduduk dunia kira-kira ada 6 Milyar orang.
    • Kalau saya lelaki, maka tidak akan ada keturunan setelah saya
    • Kalau saya buat judul skripsi Etika E-Commerce atau Etika Bisnis Ditinjau Dari.. Maka ga bakal ada yang lulus karena semua judul sama
    • Kalau saya pintar memasak, maka tidak ada restoran dan ibu-ibu kehilangan Job nya
    • Kalau saya curigaan, tidak akan ada rasa percaya di antara kita
    • Kalau saya cinta, maka semua orang akan bercinta.. jiakakakaka (ini yang goblok).. :) ) :) )
    • Jika anjing bentuknya sama dengan monyet, maka bagaimana membedakan monyet dan anjing?
    • Jika kejahatan sama dengan kebaikan, maka bagaimana membedakan kejahatan dengan kebaikan?
    • Jika manusia adalah Tuhan Yang Maha Bisa, maka akan terus ada perang antara Tuhan.
    • Jika saya suka meludah sembarangan, maka jalanan akan banjir ludah.. ciiihhhhh joroookk!! x(
    • Saya suka membawa motor dengan kecepatan rata-rata 120 km/jam, maka akan terjadi kecelakaan terus-menerus
    • Jika cinta sama dengan benci, maka apa makna cinta?

    Yah, saya sih ga pintar-pintar amat tapi cukup mengerti kenapa HARUS ada perbedaan. Semua itu ada sebab dan akibat.. wah berarti saya seorang ustadz atau pendeta atau pemuka agama? Ah tidak, saya hanya orang religius yang percaya adanya sebab pertama atau Causa Prima atau yang besar transenden. Bagi orang yang ber-Tuhan seharusnya percaya ada sebab dan akibat. Tetapi kalau orang yang atheis tidak mempermasalahkan hal ini terlalu jauh karena untuk apa? Toh ga percaya.. Hehe :) Lalu adanya perbedaan itu adalah rencana Tuhan? Mana saya tau memangnya saya Tuhan?! Tetapi yang jelas haruslah ada perbedaan sehingga hidup ini bisa saling melengkapi dan membutuhkan satu sama lain sebagai tanda bahwa hidup ini adalah persoalan dan dinamika sosial.

    Tingkyuuu ;)


    AUTHOR

    aprillins # Berkecimpung dalam bidang filsafat sekaligus menekuni web programming sebagai tambahan. Suka membaca buku lalu merenungkannya dan mengaplikasikan hasilnya :)

    Artikel Terkait

    • Asas-Antropis
    • Neraka Tidak Ada, Adanya Surga
    • Dialog Antara Manusia Dengan Sang Pencipta
    • Pemikiran Thomas Aquinas Mengenai Pembuktian Adanya Tuhan
    • Filsafat Agama: Tuhan Kaum Mistik
    • 8 Prinsip Postulat Ilmiah, Aksioma, dan Konsep
    • Pandangan Aristoteles Tentang Tuhan dan Alam Berdasarkan Teori Actus Potensi

    15 tanggapan untuk “Alasan Adanya Perbedaan”

    1. HanniMu
      May 5th, 2009 at 14:23 | #1
      Reply | Quote

      yang terakhir maksute opo toh sweetheart? cinta tapi benci sama hannimu geto?

      tega banged dah sweetheart :( ( :( ( :( ( :( (

    2. HanniMu
      May 5th, 2009 at 14:49 | #2
      Reply | Quote

      Intip nih sweetheart ;)

    3. HanniMu
      May 5th, 2009 at 14:52 | #3
      Reply | Quote

      bah, kok gak keluar sih? aahhhhhhhh! Ya udah kasih liriknya ajah nih ;) :

      menghitung hari detik demi detik
      menunggu itu kan menjemukan
      tapi ku sabar menanti jawabmu
      jawab cintamu

      jangan kau beri harapan padaku
      seperti ingin tapi tak ingin
      yg aku minta tulus hatimu
      bukan pura-pura

      reff: jangan pergi dari cintaku
      biar saja tetap denganku
      biar semua tahu adanya
      dirimu memang punyaku

      jangan kau beri harapan padaku
      seperti ingin tapi tak ingin
      yg aku minta tulus hatimu
      bukan pura-pura

      repeat reff

      belum pernah aku jatuh cinta
      sekeras ini seperti padamu
      jangan sebut aku lelaki
      bila tak bisa dapatkan engkau
      jangan sebut aku lelaki

      Liriknya sapa hayo???? ;)

    4. butang emas
      May 5th, 2009 at 14:58 | #4
      Reply | Quote

      butang emas tuh untuk mosting buku
      “Butang Emas : Warisan Budaya Melayu Kepulauan Riau”
      jarang diperhatikan, cuma sekedar ketik ulang buku itu

    5. butang emas
      May 5th, 2009 at 15:01 | #5
      Reply | Quote

      tes

    6. aprillins
      May 5th, 2009 at 15:55 | #6
      Reply | Quote

      @hanni:looohh.. itu kan hanya pernyataaan aja kokk… :) itu lagunya si Anda yah?? menghitung hari.. tapi kok mirip Melly Gouslaw yang menghitung hari juga yah.. heuehuhe..
      @bang atta: oooo ketik ulang buku itu toh.. eh ada butang emas.. hehee

    7. seti@wan
      May 5th, 2009 at 23:49 | #7
      Reply | Quote

      Jika seluruh monyet jadi manusia, maka manusia akan menjadi…. menjadi tambah buanyak dong. Iya nggak? nggak khan…

    8. buwel
      May 6th, 2009 at 03:52 | #8
      Reply | Quote

      Sebenarnya tuhan menciptakan sesuatu tanpa adanya perbedaan tetap mampu(kuasa) kok…..
      tuhan mencipta sekehendaknya…
      sebab akibat hanya sunnatulloh saja, tak mutlak…
      contoh…sebab benda dijatuhkan dari atas akibatnya akan jatuh kebawah(hukum gravitasi, kata ilmuwan).Tapi semuanya itu nggak mutlak toh….hanya hukum sebab akibat saja atau sunnatulloh.

    9. anna
      May 6th, 2009 at 05:50 | #9
      Reply | Quote

      hihihih…
      kalo kata bapak saya (becandaan beliau), perbedaan diciptakan untuk : pepak-pepak donya (variasi dunia)

      katanya kalo semua sama tentu bosenin…

    10. aprillins
      May 6th, 2009 at 08:32 | #10
      Reply | Quote

      nah itu.. bapakmu benar.. pasti banyak pengalaman bapakmu itu..! :)

    11. bang fiko
      May 6th, 2009 at 12:16 | #11
      Reply | Quote

      Perbedaan itu muncul kan untuk mempererat persatuan. Saling menutupi kelemahan lainnya, dang saling membantu untuk mencapau tujuannya.
      Salam..

    12. aprillins
      May 6th, 2009 at 15:42 | #12
      Reply | Quote

      benar bang fiko.. salah satunya itu..!

    13. fanny
      October 27th, 2009 at 02:05 | #13
      Reply | Quote

      yg pasti perbedaan itu indah. perbedaan itu membuat hidup penuh rona. halaah..omong apa ini.
      btw, kamu tuh cocok jadi ahli filsafat lho.

      • aprillins
        October 27th, 2009 at 02:41 | #14
        Reply | Quote

        perbedaan itu memang indah….. tapi ada juga yang tidak indahnya kalau saya menerjemahkannya dengan kata eksotis..
        terima kasih bu fanny.. jadi tersipu malu nih….

    14. aprillins
      May 6th, 2009 at 04:14 | #15
      Reply | Quote

      @buwel: boleh juga dipertimbangkan, tetapi kalau kategori percaya bahwa itu adalah sunatulloh berarti sudah masuk ranah iman yang artinya penjelasan lebih agamis dan tidak bisa diperdebatkan lagi karena hanya dengan percaya kita bisa
      @pak iwan: ya bisa seperti itu pak, kalau semua binatang jadi manusia,, ya repot,, itung aja jumlah semut ada brapa.. :) )

    Silakan memberi tanggapan

    Batalkan memberi komentar

    Kategori Artikel

    • Aksiologi
    • Epistemologi
    • Etika
    • Etika Bisnis
    • Etika Lingkungan
    • Etika Politik
    • Etika Teknologi
    • Filsafat Agama
    • Filsafat Kebudayaan
    • Filsafat Ketuhanan
    • Filsafat Kontemporer
    • Filsafat Kontemporer
    • Filsafat Manusia
    • Filsafat Pendidikan
    • Filsafat Politik
    • Filsafat Sosial
    • Filsuf
    • Kontemplasi
    • Kosmologi
    • Metafisika
    • Sejarah Etika

    Artikel Terbaru

    • Teori Koresponden: Ujian Persamaan dengan Fakta
    • 8 Prinsip Postulat Ilmiah, Aksioma, dan Konsep
    • Common Sense, Subjektivisme dan Objektivisme
    • Pandangan Objektivisme dan Subjektivisme Ekstrim Akan Gagal
    • Menanggapi Persoalan Moral dan Budaya dari Attayaya
    • Gottfried Wilhelm Leibniz – Doktor Pada Usia 20 Tahun
    • Rene Descartes – Rasional dan Skeptisisme
    • David Hume – Skeptisisme dan Empirisme
    • Teori Kebenaran Menurut William James
    • Aurellius Augustinus Hipponensis Antara Kristen dan Filsafat
    Aprillins © 2008-2010 | aprillins.com powered by Advanced Wordpress
    All content are protected. Copying are limited by showing a link in your bibliography
    TopOfBlogs