Langganan artikel
  • Home
  • Rekan
  • Layanan
  • Media Iklan
  • Informasi Situs
    • Privacy Policy
  • Pranala Luar
    Artikel Selanjutnya
    Artikel Sebelumnya

    Dialog Antara Manusia Dengan Sang Pencipta

    Pada zaman dahulu kala ada seseorang bernama, dengan inisial, ZV. Setiap hari kerjaannya mengeluh terus tentang kehidupannya. Pada satu hari ia merasa lelah setelah seharian bercocok tanam, oleh karenanya maka ia mencari tempat untuk berteduh untuk melepas sedikit lelahnya. Ia berteduh di bawah pohon rindang yang menjulang tinggi ke angkasa. Tidak lama kemudian ia tertidur. Plek…………………..Zzzz Zzzzzzz Zzzzz.. Zzzz Zz zzzzz Zzzzz.. Zzzz Zzzz zzz Zzzz z.. Zzzz Zzz zzzz Zzzz z.. Zzz z Zz zzzz z Zzz zz..

    Zzzz Zzzzzzz Zzzzz.. Zzzz Zzzzzzz Zzzzz.. Zzzz ..

    Setelah beberapa lama tertidur barulah ia diteriakkan oleh suara yang begitu menggelegar dalam tidurnya! Kata-katanya demikian “Woooooooooooooooiiiiii banguunnn!!”, lalu dalam tidurnya ia seolah-olah terbangun..

    ZV: Siapa itu??!!!

    T: Siapa??? Kamu ga kenal aku??

    ZV: Siapa! aku ga kenal!

    T: Hah? Kamu ga pernah beribadah ya?!

    ZV: Bagaimana kamu bisa tau?

    T: Karena hanya dengan ibadah kamu bisa mengenalku! Dasar bodoh!

    ZV: Hah! Apa pula!? Memangnya kamu siapa bisa-bisanya berlagak sok tahu!

    T: Kamu tuh ga bisa menyadari siapa aku ini kalau kamu emosi begitu, sabarlah, tenang..

    ZV: Mana bisa tenang! Tiba-tiba kamu meneriakkan dengan suaramu yang keras itu ditelingaku!!

    T: Suka suka aku donk.. aku kan yang punya kemampuan paling mutlak dibandingkan kamu.. coba saja kamu berlari kemana saja yang kamu suka, nanti juga aku ada di situ

    ZV: Ya sudah, aku masih tidak paham dengan maksudmu! Sekarang katakan apa maumu?!

    T: Oh, ga kok, aku ga mau apa-apa. aku cuma mau berkunjung saja ke makhluk ciptaanku

    ZV: Makhluk ciptaan? Maksudmu kamu penciptaku? Hah, aku tidak percaya!

    T: Oh tidak apa kok kalau tidak percaya, tetapi tolong dipikirkan kenapa aku bisa berbicara kepadamu saat ini, ayo ayo cobalah berlari untuk menghindar

    ZV pun berlari………. jauh jauh entah ke mana sampai ia kelelahan, tiba-tiba ada suara lagi

    T: Halo.. apa kabar..?

    ZV: Sudahlah cukup! Jangan dekati aku lagi!

    T: Bah, bagaimana bisa??! Aku ini punya tanggung jawab!

    ZV: Tanggung jawab apa?!

    T: Adalah tanggung jawabku untuk melindungi makhluk ciptaanku

    ZV: Bagaimana kamu bisa melindungiku kalau kamu membuatku ketakutan seperti ini!!?

    T: Oke, kenapa kamu ketakutan wahai manusia?

    ZV: (terdiam….), kamu orang asing bagiku!

    T: Itu karena kamu tidak kenal siapa aku.. bagaimana bisa kamu mengetahui siapa aku kalau kamu tidak kenal aku? Kan ada pepatah tak kenal maka tak sayang. Mari berkenalan, aku penciptamu.

    ZV: Baik jika memang kamu penciptaku, mengapa kamu menciptakan aku dan makhluk hidup lainnya?

    T: Itu karena aku ingin bermain, dan dalam permainan itu pun aku ingin makhluk hidup lainnya merasakan hal yang sama

    ZV: Apa maksudmu?

    T: Pernahkah kamu bermain bola? Tentu saja pernah kan? Mengapa kamu ingin bermain bola? Bisakah kamu menjelaskannya?

    ZV:Karena aku senang!

    T: Begitu pun denganku, seperti halnya kamu jika menang bermain bola maka kamu akan senang. Kalau aku, jika para makhlukku menghormatiku dan menyembahku maka aku juga akan senang. Kalau kamu kalah ketika bermain bola tentu saja kamu akan memiliki rasa kesal di hatimu! Begitu juga dengan aku! Jika Makhlukku menghormati dan menyembahku maka itu adalah kemenangan bagiku! Dan aku pun Senang! Kalau mereka membangkang kepadaku maka itu adalah kekalahan bagiku! Dan aku akan murka! Seperti halnya kamu ketika kalah dalam satu hal, kamu akan menendang perabotan di rumahmu, menyalahkan istrimu, sehingga menakuti anak-anakmu!

    ZV: ……

    T: Maka buatlah aku senang, jika tidak ingin gempa, gunung meletus, atau meteor dari luar angkasa menghampirimu

    ZV: Bagaimana caranya?

    T: Sebenarnya kamu tau caranya hanya saja kamu menutup mata dan mengacuhkannya, kamu mau tau apa yang merupakan kesenangan bagiku? Kesenangan bagiku adalah jika para makhlukku saling menyayangi, berbuat kebaikan, menjauhi kejahatan, berpikiran jernih, tulus dalam memberi, ikhlas dalam menerima, mengerti apa arti tanggung jawab, kewajiban dan hak, dan sadar akan cara hidup dengan mulia. Oh iya, jangan sekali-kali menyembahku tanpa arti.

    ZV: Maksudmu..?

    T: Doa dan Perbuatan harus sejalan, tidak usah kamu ibadah atau menyebut namaku 14 jam sehari jika kamu menelantarkan istri dan anakmu, dan tidak bekerja. Jika kamu seperti itu, sesungguhnya akan aku tempatkan kamu di neraka paling dalam.

    ZV: (tegang…..)

    T: Huahahauahauah aku tau kamu tegang. Tak usah terlalu takut dengan omonganku, kamu takut karena merasa bersalah kan? Oleh karenanya perbaikilah kesalahanmu. Tidak usah terburu-buru, pelan-pelan sajalah yang penting kamu sadar dan berusaha dengan baik, tulus, dan ikhlas. Sesungguhnya aku janjikan surga bagi kamu yang berusaha keras dalam hidup ini.

    ZV: (lega….) Terima kasih (dengan tersenyum) sudah mau mampir ke dalam hidupku wahai penciptaku

    Tiba-tiba ada suara anak perempuan yang membangunkan ZV. Setelah membuka matanya ZV pun melihat perempuan mungil membawa roti untuknya, ternyata anak perempuannya yang kecil itu datang membawakan makan siang untuk ZV, ayahnya. Dipeluklah anak perempuannya yang masih kecil itu sambil menangis bahagia..


    AUTHOR

    aprillins # Berkecimpung dalam bidang filsafat sekaligus menekuni web programming sebagai tambahan. Suka membaca buku lalu merenungkannya dan mengaplikasikan hasilnya :)

    Artikel Terkait

    • Anti Moralitas Nietzsche Menampar Pemikiran
    • Asas-Antropis
    • Pemikiran Thomas Aquinas Mengenai Pembuktian Adanya Tuhan
    • Filsafat Agama: Tuhan Kaum Mistik
    • Arti Penting Filsafat Sosial
    • Sebab dan Awal Berpikir Pada Manusia
    • Pelajaran Mata Kuliah Filsafat Manusia

    25 tanggapan untuk “Dialog Antara Manusia Dengan Sang Pencipta”

    1. HanniMu
      May 5th, 2009 at 14:26 | #1
      Reply | Quote

      perempuan mungil dari dublin membawakan pasta yang lezat sekali. Dinner yuuukkk ;)

    2. attayaya
      May 5th, 2009 at 14:56 | #2
      Reply | Quote

      haaaa masuk ke butang emas juga ya????

    3. attayaya
      May 5th, 2009 at 15:00 | #3
      Reply | Quote

      eh komenku ga muncul karena pake moderasi ya?

    4. aprillins
      May 5th, 2009 at 15:56 | #4
      Reply | Quote

      @hanniku: emangnya di Dublin jam brapa ya? kok dinner?
      @bang attta: iya ne masuk ke butang emas.. hehehehee.. eh… muncul kok.. aku mana pernah pake moderasi kalau komentar ga ada link lebih dari 1.. :) )

    5. suryaden
      May 5th, 2009 at 19:52 | #5
      Reply | Quote

      anaknya itu ya…

    6. HanniMu
      May 5th, 2009 at 20:42 | #6
      Reply | Quote

      sweetheart napa ya gak say goodnite malem ini?, hiks,hiks,hiks…

    7. HanniMu
      May 5th, 2009 at 20:49 | #7
      Reply | Quote

      gudnite, goodbye, and goooooooobrakkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1

    8. HanniMu
      May 5th, 2009 at 20:51 | #8
      Reply | Quote

      wedew…gubraknya kok melenceng sampe situ ya???!!!

    9. quinie
      May 5th, 2009 at 22:43 | #9
      Reply | Quote

      nyeritain diri sendiri ya is? tapi kan dia udah punya anak… atau jangan2… ;) )

    10. Fetra
      May 5th, 2009 at 23:20 | #10
      Reply | Quote

      kunjungan di pagi hari…happy blogging

    11. seti@wan
      May 5th, 2009 at 23:35 | #11
      Reply | Quote

      Udah suka ngeluh,… tidur disembarang tempat, pake ngorok… nggak kenal ama pencipta-Nya emang kelewatan. Sebuah posting yang sarat akan pencerahan.

    12. suwung
      May 6th, 2009 at 00:11 | #12
      Reply | Quote

      alhamdulillah masih bisa bangun

    13. attayaya
      May 6th, 2009 at 03:16 | #13
      Reply | Quote

      plek……….
      zzzzzzzzzz
      zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz
      zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz
      zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz
      zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz
      zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz
      zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz
      zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz

      oaaaaheemmmm

    14. buwel
      May 6th, 2009 at 03:45 | #14
      Reply | Quote

      sbenarnya cara penceritaan tentang penggambaran tuhannnya aku nggak suka…
      isinya aku suka…..

    15. aprillins
      May 6th, 2009 at 04:35 | #15
      Reply | Quote

      @hanni: kuraaaaaaaaaaanggggggggggggg ajaaaaaaarrrrr…! Dibales yahhh!! huh huh huh tapi bedanya saya ga menghapus! Gudnite??? saya kan ga tau di sanaa siang atau malem!
      @quinie: enak aja……. saya kan belum punya anak! huh huh.. pengen sih punya anak.. tapi tar lah.. kalo sekarang bisa2 anakku ga keurus..
      @pak iwan: eheehehe, di sini pencipta saya gambarkan sebagai entitas yang baik hati, tidak sombong, bersahabat, dan dekat dengan diri manusia, oleh karenanya orang ga boleh ragu untuk mengenalnya. :)
      @suwung: nah.. suwung pernah ya waktu di kapal, pasrah..
      @bang atta: wah.. jangan jangan bang atta nih yang di dalem cerita ntu :) ) :) ) =))
      @buwel: heheheh, ya begitu buwel, orang memiliki karakteristik berbeda-beda dalam menggambarkan, di sini Tuhan bukan sebagai entitas yang jauh dari manusia melainkan dekat,, sangat dekat sehingga tidak didatangi pun sudah “nampak”

    16. Ferdian Adi
      May 6th, 2009 at 04:48 | #16
      Reply | Quote

      Ceritanya sangat bermakna bro. Filosofis ya. Terimakasih atas inspirasinya.

    17. seti@wan
      May 6th, 2009 at 05:11 | #17
      Reply | Quote

      Mampir lagi nih ada bingkisan yang dapat diambil klik disini moga berkenan.

    18. attayaya
      May 6th, 2009 at 07:18 | #18
      Reply | Quote

      lho mo ke nix 09 ya

    19. tc-a
      May 6th, 2009 at 10:24 | #19
      Reply | Quote

      Waaaaaa…. Bagusss. Itulah intisari manusia diciptakan di dunia ^____^

    20. quinie
      May 6th, 2009 at 22:09 | #20
      Reply | Quote

      holaaaaa….toktoktok ada orangnya ga? udah shubuh nih…kok blom bangun? udah mengingat Sang Pencipta blommm?

    21. Cak Shon
      May 7th, 2009 at 02:47 | #21
      Reply | Quote

      keren banget desain blog ini ….keren……………

    22. aprillins
      May 7th, 2009 at 14:53 | #22
      Reply | Quote

      @quinie: hehehehe udah ada ni orangnya.. eheheheh mengingat sang pencipta ya setiap harilah terutama abis ngeliat postingan yang berbau tuhan ehehe
      @cak shon..: yang desain bukan sayah.h. saya mah cuma memodifikasi ajaaa

    23. joo
      May 7th, 2009 at 22:41 | #23
      Reply | Quote

      No comment !! apa “no comment!!” juga termasuk comment?
      ahhh batalll!!!! comment aja….
      sukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa………
      poting yang ini aku suka…. :P

    24. aprillins
      May 6th, 2009 at 08:18 | #24
      Reply | Quote

      mau.. tapi karena berbagai hal yang tidak memungkinkan jadinya ga bisa de..

    25. aprillins
      May 8th, 2009 at 02:29 | #25
      Reply | Quote

      dah.. komentar ja.. daripada ga berkomentar ehuehueheuhuehue.. postingnya suka yah? kenapa kok suka hehehe

    Silakan memberi tanggapan

    Batalkan memberi komentar

    Kategori Artikel

    • Aksiologi
    • Epistemologi
    • Etika
    • Etika Bisnis
    • Etika Lingkungan
    • Etika Politik
    • Etika Teknologi
    • Filsafat Agama
    • Filsafat Kebudayaan
    • Filsafat Ketuhanan
    • Filsafat Kontemporer
    • Filsafat Kontemporer
    • Filsafat Manusia
    • Filsafat Pendidikan
    • Filsafat Politik
    • Filsafat Sosial
    • Filsuf
    • Kontemplasi
    • Kosmologi
    • Metafisika
    • Sejarah Etika

    Artikel Terbaru

    • Teori Koresponden: Ujian Persamaan dengan Fakta
    • 8 Prinsip Postulat Ilmiah, Aksioma, dan Konsep
    • Common Sense, Subjektivisme dan Objektivisme
    • Pandangan Objektivisme dan Subjektivisme Ekstrim Akan Gagal
    • Menanggapi Persoalan Moral dan Budaya dari Attayaya
    • Gottfried Wilhelm Leibniz – Doktor Pada Usia 20 Tahun
    • Rene Descartes – Rasional dan Skeptisisme
    • David Hume – Skeptisisme dan Empirisme
    • Teori Kebenaran Menurut William James
    • Aurellius Augustinus Hipponensis Antara Kristen dan Filsafat
    Aprillins © 2008-2010 | aprillins.com powered by Advanced Wordpress
    All content are protected. Copying are limited by showing a link in your bibliography
    TopOfBlogs