Langganan artikel
  • Home
  • Rekan
  • Layanan
  • Media Iklan
  • Informasi Situs
    • Privacy Policy
  • Pranala Luar
    Artikel Selanjutnya
    Artikel Sebelumnya

    Diberi Ayah Buku Berjudul Berguru Kepada Allah

    Barusan saya tiba di tempat tinggal yang di daerah Taman Sari begitu sampai di depan rumah, saya panggil saja nama adik saya tapi yang keluar malah Ayah saya, yaa gapapa sih.. hehehe, selang beberapa lama saya baru dilemparin deh kunci pager dari atas oleh Ayah saya. Ya udah untung tadi ga masuk got kuncinya.. kalo masuk got bikin kerjaan aja malem-malem gini. Begitu masuk ya tentu saja saya langsung meletakkan bakpia yang saya bawa dari Jogja di meja makan. Lalu langsung saya naik ke atas untuk meletakkan barang-barang yang saya bawa yaitu: laptop acer 4376G (bukannya pamer tapi nembak keyword) yang memiliki graphic card NVIDIA GeForce dengan memory 512 MB.. heuehueheu, terus chargernya, dan sebilah handphone dalam sebuah tas bermerek asli buatan anak bangsa yaitu Rockmen dengan taglinenya “Inside” tapi kok jadi malah kayak Intel yah?

    Selang beberapa saya meletakkan barang langsung saja saya salamin deh tuh Ayah saya, eehh taunya dikasih dua buku secara cuma-cuma, buku yang satu berjudul Berguru Kepada Allah karya Abu Sangkan, dan yang satu lagi itu berjudul Doa karya Dr. Miftah Faridl. Yaa tentu saja saya berterima kasih atas pemberian dari Ayah tetapi saya tidak janji untuk membaca habis buku itu semalaman suntuk ini. Begitu selesai langsung saja saya masuk kamar adik saya, dan ternyata saya temukan dia dalam keadaan tidur. Huahahhaha saatnya mengganggu eh.. tapi begitu saya sedikit melangkah, dia sudah sadar rupanya ada orang yang pengen berbuat jahat kepadanya.. hueheueh :) ) Ya setelah ngobrol yang tidak penting tentang keadaan kamar yang “Absolutely Very Kapal Pecah Banget” itu, langsung saja saya bermanuver intuk men-take over koneksi internet dari laptopnya, hohoh ternyata di sini sudah memakai yang unlimited.. sip sip sip.. ini yang saya mau, akhirnya ada kemajuan bangsa Indonesia juga. Eh… dan ternyata sudah dibagi dua koneksi pun dengan sepupu saya masih cepet loohhh waahhh asyik nih bisa main game online sampai pagi.. loh.. rencana saya sih di Jakarta ini pengen memulihkan diri.

    Entah kenapa kalau di kota ini saya bisa berpikir dengan tenang, berpikir cepat, tidak malas, dan sebagainya. Apa karena jadwal tidur saya yang baik kalau di kota ini yah? Saya bingung kenapa kalau di Jogja tidur saya selaluuu saja malam ya sekitar jam 2 maleman lah.. Tetapi kalau di Jakarta jam 9 aja sudah seperti jam 3 pagi rasanya.. Ini pun ketika sedang mengetik posting ini rasanya seperti mau pecah kepala.. tapi apa boleh buat saya harus melakukan ini demi penggemar aprillins.com..

    WEW NARSIS.,! Oke sekian rasanya curhat kali ini saya mau lanjut tiduuurr duluuaann yaahhh bye bye bentar lagi sahur soalnya..


    AUTHOR

    aprillins # Berkecimpung dalam bidang filsafat sekaligus menekuni web programming sebagai tambahan. Suka membaca buku lalu merenungkannya dan mengaplikasikan hasilnya :)

    Artikel Terkait

    • Pandangan Objektivisme dan Subjektivisme Ekstrim Akan Gagal
    • Kualitas dan Kuantitas Pustaka Perpustakaan Jogjakarta Ditingkatkan
    • Review Laptop Acer Aspire One Mini
    • Mata Kuliah Filsafat: Hermeneutika
    • Acer Aspire 4736 AS4736-641G32Mn Preview Asia – Indonesia
    • Acer 5310 Celeron Mulai Rusak Error
    • AJAX Membangun Web Dengan Teknologi Asynchronouse

    Satu tanggapan untuk “Diberi Ayah Buku Berjudul Berguru Kepada Allah”

    1. quinie
      September 17th, 2009 at 21:44 | #1
      Reply | Quote

      halahhh.. ini mah judul yang tepat bukan diberi ayah buku berjudul berguru kepada Allah *fans aprillins.com protes!!!*, mendingan di kasi judul : detik pertama menginjakan kaki kembali di rumah!
      xixixixi

      kapan mo kemarih? yaaa hari ini gua udah pulang kampung. abis lebaran ajah ya?

      maab lahir bathin ya ade gua yang caur, centil, gemesin. Met lebaran :)

    Silakan memberi tanggapan

    Batalkan memberi komentar

    Kategori Artikel

    • Aksiologi
    • Epistemologi
    • Etika
    • Etika Bisnis
    • Etika Lingkungan
    • Etika Politik
    • Etika Teknologi
    • Filsafat Agama
    • Filsafat Kebudayaan
    • Filsafat Ketuhanan
    • Filsafat Kontemporer
    • Filsafat Kontemporer
    • Filsafat Manusia
    • Filsafat Pendidikan
    • Filsafat Politik
    • Filsafat Sosial
    • Filsuf
    • Kontemplasi
    • Kosmologi
    • Metafisika
    • Sejarah Etika

    Artikel Terbaru

    • Teori Koresponden: Ujian Persamaan dengan Fakta
    • 8 Prinsip Postulat Ilmiah, Aksioma, dan Konsep
    • Common Sense, Subjektivisme dan Objektivisme
    • Pandangan Objektivisme dan Subjektivisme Ekstrim Akan Gagal
    • Menanggapi Persoalan Moral dan Budaya dari Attayaya
    • Gottfried Wilhelm Leibniz – Doktor Pada Usia 20 Tahun
    • Rene Descartes – Rasional dan Skeptisisme
    • David Hume – Skeptisisme dan Empirisme
    • Teori Kebenaran Menurut William James
    • Aurellius Augustinus Hipponensis Antara Kristen dan Filsafat
    Aprillins © 2008-2010 | aprillins.com powered by Advanced Wordpress
    All content are protected. Copying are limited by showing a link in your bibliography
    TopOfBlogs