Memakai Barang KW Memengaruhi Reputasi Jangka Panjang

27 Januari 2010 – Memakai barang KW dapat memengaruhi reputasi secara jangka panjang? Itulah yang ada dalam benak pikiran saya saat ini. Saya memperhatikan fenomena banyaknya orang yang membicarakan tentang barang KW, lebih spesifik lagi, memperjualbelikannya. Tentu saja pertama-tama saya harus mendefinisikan dulu apa itu barang KW supaya nanti dalam penelusurannya tidak acak kadut. Tidak ada definisi yang formal untuk barang KW, jadi pendefinisian saya di sini merupakan sebuah opini yang tidak harus digeneralisasi secara umum.

Tentang Barang KW

Barang KW saya definisikan sebagai berikut:

Sebuah barang yang diproduksi sebagai tiruan, replika, atau imitasi dari barang lain

Definisi di atas saya buat dengan konteks umum dengan maksud bahwa yang dimaksud dengan barang KW yaitu tidak hanya diproduksi sebagai tiruan atau replika merek terkenal saja, tetapi juga untuk semua merek. Jadi sebuah barang KW tidak memandang merek apakah itu merek terkenal atau bukan, karena setiap barang KW merupakan pemalsuan terhadap produk suatu merek. Barang KW diproduksi tanpa menggunakan hak merek yang bersangkutan, para produsen membuatnya dengan cara seperti copy-paste saja. Oleh karena itu bisa disebut dengan lebih kasar bahwa barang KW adalah barang palsu.

Kenyataan memang membuktikan bahwa barang KW memang lebih murah dari barang aslinya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti:

  • Tidak adanya pembayaran atas hak menggunakan merek
  • Beda tingkat quality control sehingga biaya bisa ditekan serendah mungkin
  • Bahan baku yang lebih murah
  • Ketidaklengkapan spesifikasi, misalnya kalau baju cuma ada ukuran S dan M saja. Kalau tas mungkin tidak ada kantong dalamnya, dan sebagainya.
  • Tidak terlalu memikirkan berbagai aspek produk seperti desain, keawetan, dan pemasaran jangka panjang

Alasan Membeli Barang KW

Tidaklah sedikit orang yang membeli barang KW meski pun banyak yang sudah tahu dan menyadari bahwa barang KW bukanlah barang bermerek yang asli. Dua alasan yang saling berkaitan kenapa orang membeli barang KW adalah karena merek dan harga. Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa barang KW lebih murah, maka ada asumsi lebih tepatnya slentingan seperti

Dengan harga yang lebih murah kenapa ngga beli barang KW aja? Kan mereknya sama dan kalo dipake ga ada yang tau itu barang palsu atau engga.

Itulah salah satu alasan yang paling kuat yang selama ini saya ketahui. Dibalik alasan tersebut ada motivasi yang mendasarinya yaitu keinginan untuk memiliki barang bagus dan ingin tampil gaya. Tentu tidak hanya itu motivasinya ada pun motivasi seperti keinginan untuk membandingkan antara barang KW dengan aslinya, penelitian, koleksi, dan lain-lain.

Barang KW Merusak Reputasi Personal

Masalah ini sebenarnya bisa dikategorikan sebagai masalah yang penting tidak penting karena semua tergantung kepada masing-masing individu. Sebelum melangkah lebih lanjut ada baiknya menjawab pertanyaan berikut:

  • Apa kira-kira pendapat orang lain ketika mengetahui bahwa Anda memakai barang KW?
  • Mana yang lebih bernilai ketika Anda membandingkan barang palsu dengan barang asli milik Anda?

Memakai barang KW merupakan pemupukan pelan-pelan terhadap reputasi buruk tentang diri Anda, kenapa? Ketika Anda terus menerus membeli dan menggunakan produk KW di jidat Anda akan muncul tulisan “Saya selalu memakai barang KW” yang hanya bisa dibaca “secara alamiah dan tidak tersadari”.

Itu hanya gambaran saja :mrgreen:, faktanya adalah bahwa Anda selalu memakai barang KW dan orang lain tidak akan percaya ketika Anda membeli dan memakai barang yang asli. Untuk meresapinya lebih jauh lagi simak percakapan antar ibu rumah tangga berikut:

  • A: Hai jeenngg apa kabaarr?
  • B: Oh baiikk, jeng gimana kabarnya?
  • A: Baik juga jeengg, eh tas baru yaa?
  • B: Iya doonkk kan baru beli di Singapore mereknya SingaLaut
  • A: Ihh keren yaa jeng..
  • C (tiba-tiba datang): Alaahh paling itu cuma barang KW, belinya juga paling di mangga dua.. Mana pernah si jeng pake barang asli..
  • A (dalem hati): Sebenernya sih gw tau itu barang KW, tapi karena gw kasian ya gw pura-pura percaya aja..
  • B: Ini asli kok jengg bener deh baru aku beli di Singapore
  • A: iya kokk aku percayaa,, eh jeng udah sore nihh pulang dulu yah.. nanti kalo ke mangga dua lagi …. eh maksudku kalo ke Singapore nitip tas yaa, mari jenggg..
  • C: iya aku sekalian mampir ke rumahmu ya jeng mau ngobrol-ngobrol sebentar (ngegosip)
  • B: Dadahh

Dalam percakapan di atas si B memang benar kalau dia baru saja dapat kiriman tas bermerek dari Singapore, tetapi dikarenakan teman-temannya tahu bahwa si B selalu membeli barang KW jadinya dia tidak dipercaya ketika membeli barang yang asli. Di sinilah reputasi dipertaruhkan, tadinya mau berbangga-bangga punya tas bermerek asli eh malah pada ngga percaya, apa boleh buat itulah resiko yang harus ditanggung.

Hal berkebalikan akan terjadi pula ketika Anda sering membeli barang asli. Orang akan memberikan cap khusus di jidat Anda yang berbunyi “Saya selalu memakai barang asli”, sehingga ketika Anda memakai barang KW pun mereka akan menganggap bahwa barang itu asli, dan di sini reputasi Anda lagi-lagi naik.

Demikianlah efek memakai barang KW, dan kejelekan memakai barang KW. :mrgreen:

Saran

Ada pun saran dan arahan yang dapat saya berikan yang mungkin dapat memberikan pencerahan :mrgreen:

  • Bagi yang belum pernah membeli atau memakai barang KW, jangan coba-coba.
  • Bagi yang sudah ketagihan memakai barang KW, jika ingin sembuh, segeralah menabung dengan rencana membeli barang asli. Kalau perlu artikel ini di-print untuk dibaca setiap hari sebelum tidur, kalau perlu ditempel di kamar mandi.
  • Dengan membeli barang KW kemungkinan besar Anda tidak membayar pajak atas produk tersebut, di sini Anda merugikan negara. Merugikan negara adalah perbuatan yang buruk dan harus sesegera mungkin ditinggalkan, jadi Anda tidak boleh membeli barang KW. Belilah barang yang asli.
  • Siapa pun berhak membeli barang KW, tetapi kalau tidak mepet betul tidak usahlah nanti reputasi anda jadi jelek loh..
  • Jika Anda seorang bapak, ibu, nenek, kakek, om, atau tante berikanlah pengarahan kepada anak cucu Anda bahwa membeli barang KW merugikan banyak pihak.
  • Barang KW merupakan sesuatu yang harus ditinggalkan karena berpotensi membangun mental pembajak, mau enak sendiri, tidak peduli orang laintidak mau berusaha dan bangga memakai barang palsu.
  • Terakhir, bayangkan jika karya Anda entah itu berupa tulisan, gambar, video, atau musik ditiru oleh orang lain dan mereka mengklaim itu karya mereka yang asli, apa yang Anda rasakan? Dengan membaca yang terakhir ini mungkin akan membantu Anda dalam memahami pikiran saya tentang barang palsu. :-)

Catatan: tulisan ini tidak bermaksud menyindir siapa pun, seriously. Hanya mengungkapkan opini dan fakta saja.

Tags: , , , , , , , ,

AUTHOR

# Berkecimpung dalam bidang filsafat sekaligus menekuni web programming sebagai tambahan. Suka membaca buku lalu merenungkannya dan mengaplikasikan hasilnya :)

Artikel Terkait

24 tanggapan untuk “Memakai Barang KW Memengaruhi Reputasi Jangka Panjang”

  1. January 27th, 2010 at 22:47 | #1

    wkwkwkkwk. baru nyampe dari airport langsung ol di rumah. ngecek posting2an yang oke2; nyatanya ada yg lagi tertarik menyadap percakapan emak2 :mrgreen: .

    walah, untung gak ditambah nama sri. kalo sampeh ada namaku itu bisa menjatuhkan kredibilitasku sebagai pemakai merk asli (Mangga dua) :lol: .

    eh, tapi mangga dua okeh juga lho. aku beli satu set LV di mangga dua; dari tas troli, hand bags, ampe dompet; dapet 3,5 juta. coba kalo beli asli, iiihhhhhhh; itu bisa ngabisin 4 kartu kredit kaleeee :lol:, trus aku iseng2 ke plaza senayan mo liat yg aslinya; di total semua harga tasku jadi 450 juta :mrgreen:

    bolehlah beli barang2 KW sekali2. seperti tas, aku sih oke2 ajah kalo cuma 1 ato 2. tapi kalo udah yang lainnya, ya gak dong, ketauan banget bohongnya ntar, hihihi. Emangnya di indo, banyak yg suka banget maksain diri, akhirnya para suamipun jadi para koropsi kelas kakap :mrgreen:

    untuk yg laen2, seperti cd, pakaian, jam tangan, buku, elektronik dan furniture, jelas aku gak akan beli kw karena yg pasti kualitasnya pun tidak akan menjamin bertahan lama dan tidak ada garansi.

    • January 27th, 2010 at 23:14 | #2

      boleh aja kok beli barang KaWe.. tapi KW itu kepanjangan dari aapa sih?? Itu yang ga saaya tau. hohoho.. Nah.. daripada beli KW kan mending beli tas lokal aja tuh yang handmade lebih murah, jelas bisa dikustomisasikan sendiri dan kualitasnya ga jauh berbeda deh malah mungkin bisa lebih bagus.. kalo cari tas kulit buaya misalnya kalo di butik terkenal kan harganya lebih dari harga buaya…… tapi kalo buat sendiri mungkin ga sampe seharga buaya.. hehehe .. heuehuehue..

      loh jengsri memangnya sekarang di mana?

  2. January 28th, 2010 at 01:09 | #3

    baru pulang dari amsterdam menghadiri seminar, berangkat kemaren siang, pulang sore ini :roll:

    kulit buaya?? iih gak ah. aku kan penyayang binatang; makanya aku vergetarian 8) ,manalah mungkin pula ku pakai tuh kulit2nya mereka. pokoknya say no to kulit2 produk :mrgreen:

    • January 28th, 2010 at 01:24 | #4

      Wow di amsterdam pakai bahasa apa? hehehe..

      kulit buaya.. heheeh penyayang binatang yaaahhh…. kalo vegetarian bleum tentu penyayang binatang kan.. hhehehehehe.. :mrgreen:
      kalo sayah demen banget sama kulit2an.. soalnya baunya harum n jarang banget ilang baunya kalo kulit……. heehehehe tampaknya kita berseberangan dalam hal ini..

      jeng aktifkan komentarnya donk.. huh huh susah ne.. :oops:

  3. January 28th, 2010 at 14:05 | #5

    ditempatku istilah
    KW 1 = barang asli
    KW 2 = barang plasu berkwalitas bagus
    KW 3 = barang seplasu kurang berkwalitas

    KW 2 dan 3 sangat meragukan dalam pembayaran pajaknya

  4. Dann
    May 19th, 2010 at 09:26 | #6

    Dulu waktu kerja di kontraktor, saat beli keramik lantai disebutin KW1, KW2, KW3, dari perbandingan itu KW1 mempunyai kwalitas yg baik seperti ukurannya yg presisi, sedang KW2 ada beberapa yang ukurannya tidak sama, sedang KW 3 keramik yg satu dengan keramik yang lain berbeda ukuran walaupun hanya 1-2 milimeter saja.

  5. rini
    May 21st, 2010 at 15:56 | #7

    @ attayaya : kalau barang asli, kenapa diistilahkan KW juga ? emangnya KW itu singkatan dari apa ya ? :roll:

  6. wrikudoro
    June 4th, 2010 at 16:26 | #8

    kw=kwalitet

    kwalitet 1 = ya yang wahid

  7. Julian
    June 17th, 2010 at 21:37 | #9

    yah… hari gini ngomongin masalah pajak merugikan negara… yang ada pajak merugikan rakyat memperkaya gayus tambunan… gpp beli aja Kw TERUS BIAR rakyat indonesia biar Produktif dan kompetitif sama produk china… hari gini buk mau beli LV asli baru punya tas aja harus uda Bsyukur deh… suatu benda jangan liat dari BRAND-nya tapi dari fungsinya

  8. July 4th, 2010 at 14:06 | #10

    @wrikudoro
    Oh kw itu singkatan dari kwalitet ya, teng kyu

  9. ami
    July 23rd, 2010 at 22:38 | #11

    barang asli atau gak jg tergantung siapa yg pake x..,
    coba klo sharini suka pake chanel emang nya kita tau dia pake chanel asli,,klo anak nya OC kaligis suka pake hermes emang nya kita jg tau hermes dia asli atau gak, krn mereka yg pake jadi penilaian pertama bilang pasti pake nya tas asli.

    tingkatan barang
    1. asli / original buat LV pasti minimal diatas 18juta
    2. Replika harga nya diatas 5juta
    3. kw super premium diatas 2 juta
    4. kw super diatas 800 ribu
    5. kw 1
    6. kw 2
    7. kw 3

    blum lagi barang replika ke bawah juga ada buatan korea ada buatan china, masing2 punya perbedaan sendiri,,

    perbedaan nya antara ori dengan replika itu 12 : 11
    hampir gak bisa dibedain. klo lv speedy monogram orinya 18juta buat replika nya cuma 4,5.

    so what dgn brang kw,,,,,,,,,
    bukan ori atau gak tas nya tapi siapa dulu yg pake tas nya

  10. Ayudha ghora dhira
    September 24th, 2010 at 09:55 | #12

    saya mahasiswa ilmu komunikasi ugm, kebetulan saya baru reportase tentang barang kw untuk edisi remaja di harian kedaulatan rakyat, jika anda berkenan, saya ingin mewawancarai anda, mohon contact person, supaya sy bs menghubungi anda, trimakasih

  11. nina
    October 12th, 2010 at 19:58 | #13

    intinya masalah mentalitas…..:)

  12. alid
    January 5th, 2011 at 02:17 | #14

    ORI
    • original asli keluaran pabrikan
    • Barang asli keluaran vendor resmi nya. segel + garansi resmi
    • original dari manufaktur plus segel dll. kualitas tertinggi

    ORI 99%
    • barang ori cuma udah tidak segel
    • sama kayak ori cuma biasanya plastik udah dibuka 1x, buat nge cek kelengkapan barang
    OC ( Original China)
    • berbeda tipis sama yang ori asli, tapi tetep aja ga bisa dibilang ori
    • biasanya kualitasnya cukup bagus. dibawahnya Ori sedikit
    KW Super
    • kualitas dibawah OC dikit
    • tiruan terbaik sama banget sama yang original, ga keliatan kurangnya.

    KW 1
    • dibawah KW super
    • Kwalitet 1. tiruan ori tapi kayak ada kurangnya dikit.

    OEM
    • dibuat oleh pabrikan non ori. kualitas beragam
    • OEM (Original equipment manufacturer) Adalah suatu perusahaan yang memproduksi dan menjual peralatan-peralatan kepada penjual lain untuk dipasarkan. Kadang-kadang si penjual kedua juga disebut sebagai OEM. Penjual kedua umumnya memberikan nilai tambah pada produk-produk tersebut dengan memberikan label ataupun menggabungkannya dengan produk-produk yang mereka buat sendiri.
    Istilah lain dari OEM ini adalah VAR (value added remarketers) serta ISO (independent sales organization).
    • OEM tu barang asli cuma itu barang biasanya ga dijual bebas.
    Misalnya :
    beli PC HP pake VGA ATi nah VGA ATi itu namanya barang OEM karena walaupun ATi tapi tidak dijual bebas kecuali bersama produknya PC HP itu
    Sama juga dengan Windows bundling, itu juga disebut windows OEM karena ga bisa dijual pisah2 hanya bisa bundling dengan PC / Notebook yg kita beli
    • Original Equipment Manufacturer , memproduksi produk atau komponen yang dibeli oleh perusahaan dan ritel pembelian di bawah merek perusahaan membeli nama. OEM mengacu pada awalnya perusahaan yang memproduksi produk.
    ?

  13. January 8th, 2011 at 18:35 | #15

    orang indonesia..mau beduit atau tidak beduit..tetep cinta sama barang yg murah, asalkan kualitasnya jangan murahan.

    barang KW sekarang kualitasnya bagus-bagus.

  14. ion
    April 5th, 2011 at 12:39 | #16

    i love kw…

  15. rds
    May 27th, 2011 at 15:51 | #17

    ami :barang asli atau gak jg tergantung siapa yg pake x..,coba klo sharini suka pake chanel emang nya kita tau dia pake chanel asli,,klo anak nya OC kaligis suka pake hermes emang nya kita jg tau hermes dia asli atau gak, krn mereka yg pake jadi penilaian pertama bilang pasti pake nya tas asli.
    tingkatan barang1. asli / original buat LV pasti minimal diatas 18juta2. Replika harga nya diatas 5juta3. kw super premium diatas 2 juta4. kw super diatas 800 ribu5. kw 16. kw 27. kw 3
    blum lagi barang replika ke bawah juga ada buatan korea ada buatan china, masing2 punya perbedaan sendiri,,
    perbedaan nya antara ori dengan replika itu 12 : 11hampir gak bisa dibedain. klo lv speedy monogram orinya 18juta buat replika nya cuma 4,5.
    so what dgn brang kw,,,,,,,,,bukan ori atau gak tas nya tapi siapa dulu yg pake tas nya

  16. rds
    May 27th, 2011 at 15:56 | #18

    kw knapa tidak. hr gini crita kw. klo seleb ya iyalah

  17. Bani Adam
    June 1st, 2011 at 08:07 | #19

    boleh sih pake barang yg KW, tapi ya sekali-sekali aja. Lebih bgus lg pakek barang HANDMADE, karena jelas apresiasi kita terhadap produsen/pekerja seni lebih bagus.
    Oiya,
    JANGAN PERNAH BELI BARANG BUATAN CHINA,KARENA JIKA ANDA MEMBELI BARANG CHINA, ANDA AKAN MENDAPATKAN GELAR PENIRU=PENIPU

  18. ummi phoebe
    December 16th, 2011 at 22:49 | #20

    tas kw emang membludak!!!!! tapi kalo pake kw itu malu2in tergantung kalangannya kali ya. Kalo orang desa pake kw itu dah bagus menurut mereka tapi kalo orang2 the have pake kw ya malu2in. Aku setuju dengan cintai produk indonesia….banyak lho tas2 buatan tangan yg unik, bagus dan terjangkau harganya. Kayak tas dari enceng gondok, batok kelapa, rajutan tangan, dll….malah banyak orang luar negeri tergila2 dengan tas handmade ini. Kalo aja orang2 Indonesia tidak ribut dia pake merk apa, kw berapa n konsisten pake produk buatan indonesia niscaya tas buatan indonesia semakin terkenal n sapa tau menyaingi LV, Channel, Hermes dan sebangsanya. Oh seandainya yaaaa

  19. Ummi Farharizh
    March 29th, 2012 at 07:29 | #21

    ouwh.. jadi tau istilah2 kw-kw an… thanks fyi

  20. June 28th, 2012 at 11:47 | #22

    bagaimana dengan makanan KW?
    nama ‘merk’ luar negeri diproduksi di dalam negeri.. oleh orang kita pula.

  21. KW mania
    August 20th, 2012 at 01:44 | #23

    eh elo yg bikin ni artikel, ga selalu barang kw itu jelek. Ngapain nyindir yg beli, lebih baik elo ngingetin tu yg buat barang kw. Hidup KW….

    • August 22nd, 2012 at 07:33 | #24

      Dalam artikel saya ga menyebutkan barang kw itu jelek kok, coba aja baca kalau memang bisa membaca..

Silakan Beri Komentar