Ujian kebenaran yang dinamakan teori koresponden, adalah yang paling diterima secara luas oleh kelompok realis. Menurut teori ini, kebenaran adalah kesetiaan secara luas oleh kelompok realis. Menurut teori ini, kebenaran adalah kesetiaan kepada realita objektif atau fidelity to objective reality. Kebenaran adalah kesesuaian antara pernyataan tentang fakta dan fakta itu sendiri, atau antara pertimbangan (judgement)…
Arsip artikel filsafat pada kategori ‘Epistemologi’
Teori Koresponden: Ujian Persamaan dengan Fakta
Monday, July 12th, 20108 Prinsip Postulat Ilmiah, Aksioma, dan Konsep
Monday, July 12th, 2010Sebelum kita mencoba menyelidiki bagaimana kebenaran dapat diuji, kita perlu menyelidiki tentang kata “bukti”. Bukti atau proof harus bermula dengan berbagai postulat tertentu. Hal ini benar dalam sains, filsafat atau agama. Bebeapa ide atau fakta harus diterima sebagai postulat, yakni harus dianggap benar. Hal tersebut mencakup aturan-aturan pokok pemikiran atau logika, seperti prinsip identitas seperti…
Common Sense, Subjektivisme dan Objektivisme
Sunday, July 11th, 2010Perasaan orang awam (Common Sense) Pendapat orang awam mengatakan bahwa ada dunia yang riil dan objektif di luar pikiran. Dunia tersebut ada terlepas dari persepsi kita kepadanya. Kesulitan dengan pandangan orang awam terjadi karena banyak kepercayaan orang awam yang tidak diselidiki, seperti sampai ke mana perasaan-perasaan dan ingatan-ingatan kita dapat diandalkan. Terdapat perbedaan rasa (sensation)…
Teori Kebenaran Menurut William James
Sunday, June 13th, 2010William James memberikan suatu pertanyaan yang membingungkan yaitu “truth happens to an idea” atau artinya kebenaran itu terjadi kepada suatu ide. Hal membingungkan dalam pernyataan tersebut adalah bahwa teori kebenaran yang tradisional mengatakan sebaliknya, bahwa kebenaran itu suatu hubungan yang pasti dan tetap atau statis. Ketika James menyelidiki berbagai teori kebenaran yang tradisional, ia menanyakan,…
Makna Common Sense Menurut Para Filsuf
Friday, January 22nd, 2010Sangat sulit untuk memberikan makna atau definisi secara tegas terhadap istilah Common Sense. Moore, walau pun ia dikenal sebagai epistemolog Common Sense, ia tidak memberi batasan terhadap terminologi itu. Hal itu disebabkan karena, istilah Common Sense adalah suatu istilah sederhana sehingga tidak dapat didefinisikan (undefinable). Berikut ini adalah pemaparan makna Common Sense menurut para filsuf.
Epistemologi: Makna Common Sense
Friday, January 22nd, 2010Istilah Common Sense dalam bahasa Indonesia sering diartikan dengan ‘akal sehat’. Mungkin, arti ini mengandung kebenaran, manakala diartikan sebagai suatu pemikiran yang lurus yang runtut dan diakibatkan oleh suatu aktivitas kesadaran pada saat manusia sebagai subjek yang ingin mengetahui dan memahami objek yang dihadapi sehingga subjek dapat memutuskan bahwa pengetahuan tentang objek tertentu itu demikian…



