Langganan artikel
  • Home
  • Rekan
  • Layanan
  • Advertising
  • Informasi Situs
    • Privacy Policy
    • Pranala Luar
  • Lowongan
Halaman ke 1 dari 6[1]23Selanjutnya »»

Arsip artikel filsafat pada kategori ‘Etika’

Rumah Perlindungan Bagi Bayi Terbuang Setuju atau Tidak?

Tuesday, September 6th, 2011

Tags: Bayi, korea, Kriminal, Seoul
Direktori: Etika | 4 tanggapan »

Hari ini saya mendapat berita dari koran Sinar Harapan (6/9) yang berjudul “Malaikat” Korsel Diadang Kritik. Saya membaca berita tersebut karena terbesit sebuah pertanyaan dalam pikiran saya yaitu kenapa malaikat bisa menghadapi kritik? Ternyata persoalannya adalah malaikat tersebut membuka sebuah rumah perlindungan bagi bayi yang terbuang. Kebanyakan dari bayi yang dibuang oleh orang tuanya ini…

Kenapa Mencontek Dapat Merugikan Kita?

Saturday, July 30th, 2011

Tags: Etika, Mencontek
Direktori: Etika, Filsafat Pendidikan | 3 tanggapan »

Kenapa mencontek sangat merugikan kita? Mencontek adalah satu kegiatan curang yaitu adalah melihat pekerjaan teman siswa lain dalam sebuah ujian. Tindakan ini sering kita dengar di sekolah-sekolah di Indonesia. Tindakan ini tentu saja menguntungkan karena kita tidak perlu menghabiskan energi kita untuk belajar dan kita bisa mendapat nilai yang baik. Jika dilihat dari sudut pandang…

Prinsip Tidak Berlebih-lebihan

Thursday, June 30th, 2011

Tags: Buddha, Delphi, Golden Mean, Jalan tengah, Taoisme, Yin Yang
Direktori: Etika | Belum ada tanggapan »

Pada zaman dahulu di pintu masuk kuil di Delphi ada tulisan berbunyi “Jangan berlebih-lebihan.” Sungguh kata-kata yang bijak. Memang kelihatannya tukang becak pinggir jalan juga bisa memikirkan hal seperti ini, tapi sungguh terkadang kebenaran bisa diungkapkan dalam hal yang sederhana. Mudah sekali jika membayangkan hal ini, kenapa kita tidak boleh berlebih-lebihan. Mudah saja contohnya jika…

Makna Kebebasan dan Tanggung Jawab

Friday, June 10th, 2011

Tags: Hukum Alam, kebebasan, Konsekuensionalisme, Tanggung Jawab, Yin Yang
Direktori: Etika | 1 tanggapan »

Orang sering berkata “Kebebasan harus disertai tanggung jawab”. Seringkali orang itu berkata walaupun kita bebas, kita nggak boleh bebas-bebas amat. Semacam ucapan-ucapan retorik yang keluar untuk para kaum muda yang dianggap terlalu bebas. Untuk sementara kita tinggalkan dulu pendapat yang demikian karena itu membuat kita tidak maju-maju. Kita harus sadar bahwa kebebasan selalu disertai dengan…

Wikileaks dari Sudut Pandang Etika

Saturday, June 4th, 2011

Tags: Amerika, Situs, Wikileaks
Direktori: Etika | Belum ada tanggapan »

Wikileaks adalah salah satu situs yang sangat kontroversial dan berpengaruh di dunia internet. Situs ini pernah menghebohkan karena membongkar rahasia-rahasia beberapa negara dunia. Salah satunya adalah Amerika serikat bahkan terakhir kali membongkar kabel diplomatik Amerika serikat. Jika dipandang dari sudut etika Wikileaks tentu saja melakukan sebuah pelanggaran. Pelanggaran itu adalah mencuri dengar. Mencuri dengar secara…

Protagoras: Manusia adalah Ukuran Segala Sesuatu

Monday, May 30th, 2011

Tags: moral, Nazi, opini, Protagoras, relativisme
Direktori: Etika, Filsuf | 1 tanggapan »

Protagoras pernah berkata “manusia adalah ukuran segala sesuatu.” Apabila kita mengukur apakah air itu panas atau dingin maka ukurannya pada diri kita. Perkataan protagoras ini ada benarnya. Tapi jika mengatakan manusia adalah ukuran segala sesuatu ada dampak buruk di dalamnya. Ketika semua orang mentakan suatu x itu baik, maka x itu baik. Apabila orang mengatakan…

Wu Wei Sebuah Tindakan Alamiah yang Mengalir Begitu Saja

Friday, May 27th, 2011

Tags: Intuisi, Taoisme, Wu Wei
Direktori: Etika, Metafisika | 1 tanggapan »

Wu Wei adalah istilah dalam Filsafat Taoisme yang mengajarkan mengenai tidak bertindak. Yang dimaksud Wu-Wei yaitu tidak bertindak bukan berarti tidak melakukan apapun. Sebaliknya seseorang bisa nampak bekerja sangat keras namun pada dasarnya dia berada dalam Wu-Wei. Dalam kehidupan manusia seringkali perbuatan dibuat-buat terlebih dahulu. Ini menghasilkan perbuatan yang penuh dengan kepalsuan. Tiap perbuatan dipikirkan…

Arsip Selanjutnya

Kategori Artikel

  • Aksiologi
  • Epistemologi
  • Etika
  • Etika Bisnis
  • Etika Lingkungan
  • Etika Politik
  • Etika Teknologi
  • Filsafat Agama
  • Filsafat Cina
  • Filsafat Kebudayaan
  • Filsafat Ketuhanan
  • Filsafat Kontemporer
  • Filsafat Kontemporer
  • Filsafat Manusia
  • Filsafat Pendidikan
  • Filsafat Politik
  • Filsafat Sosial
  • Filsuf
  • Kontemplasi
  • Kosmologi
  • Metafisika
  • Ontologi
  • Sejarah Etika

Artikel Terbaru

  • Kesunyian, Kesendirian, dan Kegilaan
  • Apakah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan?
  • Makna “Kita! Lo aja Kali!” Dari Sudut Pandang Filsafat Politik
  • Haters: Sebuah Fenomenon Kelahiran Si Tukang Benci
  • Permasalahan Lupa dan Ingatan Manusia
  • Kegunaan dan Hakikat Angka Nol
  • Rumah Perlindungan Bagi Bayi Terbuang Setuju atau Tidak?
  • Makna Pembunuhan Karakter
  • Filsafat Kacamata
  • Dari Facebook Democracy Sampai Internet Mobokrasi
  • Permasalahan Ingatan Tinjauan Epistemologi
  • Makna Peribahasa Katak Dalam Tempurung
  • Penggunaan dan Arti Kata “Menggurita”
  • Tembok-Tembok Ciptaan Manusia
  • Paradoks Kebenaran dengan Contoh Plato dan Socrates
  • Manusia dan Obsesi Mereka Terhadap Kecepatan
  • Hubungan Antara Cinta, Otak dan Kesadaran
  • Apakah Internet Membuat Kita Bodoh?
  • Jarak Pandang dan Permasalahan Filsafat yang Rumit
  • Hubungan Antara Blackberry dan Budaya Gengsi di Indonesia
  • Kenapa Mencontek Dapat Merugikan Kita?
  • John Doe dan Identitas Manusia
  • Jika Kita Dilahirkan Dalam Budaya yang Berbeda?
  • Manusia dan Rekayasa Alam
  • Rasionalisme Hukum Indonesia
  • Cuci Otak: Mengontrol Pikiran Manusia
  • Epistemologi Tentang Warna dan Persepsi Indra
Aprillins © 2008-2012
All content are protected. Copying are limited by showing a link in your bibliography
TopOfBlogs