Langganan artikel
  • Home
  • Rekan
  • Layanan
  • Media Iklan
  • Informasi Situs
    • Privacy Policy
  • Pranala Luar
    Cari di aprillins.com

    Arsip artikel filsafat pada kategori ‘Filsafat Agama’

    Filsafat Agama: Fenomena dan Unsur Fundamental Agama

    Friday, April 17th, 2009

    Tags: Agama, fenomena, Filsafat, fundamental
    Direktori: Filsafat Agama | 7 tanggapan »

    A. Fenomenologi dan Fenomenologi Agama Unsur fundamental agama dapat diketahui, salah satu caranya, dengan pendekatan fenomenologi. Metode fenomenologi dikenalkan oleh Edmund Huserl (1859-1938). Semboyan fenomenologi adalah zu den sachen selbst (kembali kepada hal-hal itu sendiri). Pendekatan fenomenologi berusaha menemukan kembali pengalaman dasariah dan asli, yang utuh, bebas nilai dan kaya isi, tentang sesuatu hal atau…

    Filsafat Agama: Pengertian dan Lingkupnya

    Friday, April 17th, 2009

    Tags: Agama, etimologi, Filsafat, teologi
    Direktori: Filsafat Agama | 7 tanggapan »

    a. Pendekatan etimologis Istilah  filsafat  berasal dari kata philein/philos + sophos/sophia= cinta/teman + bijaksana/kebijaksanaan. Filsafat berarti mencintai kebijaksanaan. Belajar filsafat berarti belajar untuk, minimal, mencintai hal-hal yang bijaksana, atau kalau mungkin untuk menjadi bijaksana. Bijaksana atau kebijaksanaan adalah karakteristik tertentu dari suatu sikap/perilaku. Sikap/perilaku bijaksana adalah yang mengindikasikan adanya motivasi sinergis dari berbagai unsur ruhaniah…

    Pemikiran Thomas Aquinas Mengenai Pembuktian Adanya Tuhan

    Friday, April 17th, 2009

    Tags: Agama, Filsafat, teologi, tuhan
    Direktori: Filsafat Agama | 16 tanggapan »

    Thomas Aquinas lahir di Rocca Sicca, dekat Napels pada tahun 1225 dari suatu keluarga bangsawan. St. Thomas adalah putra dari Pangeran Aquino, yang kastilnya di kerajaan Nepal, dekat dengan Monte Cassino. Selama 6 tahun ia belajar di Universitas Frederick II Nepal,  kemudian ia menjadi pengikut Dominican dan pergi ke Cologne, untuk beklajar di bawah bimbingan…

    Filsafat Agama: Tuhan Kaum Mistik

    Friday, April 17th, 2009

    Tags: Agama, Filsafat, mistik, tuhan
    Direktori: Filsafat Agama | 4 tanggapan »

    Kata mistik mempunyai hubungan linguistik antara tiga kata, yaitu “mitos”, “mistisisme”, dan “misteri”, yang ketiganya berasal dari kata kerja bahasa Yunani musteion yang artinya menutup mata atau mulut. Kata-kata ini berakar dalam pengalaman tentang kegelapan dan kesunyian. Konotasi yang diberikan, terutama di Barat, menjuruskan ketiga kata ini ke sinonim yang negatif. Kata “mitos” digunakan sebagai…

    Kategori Artikel

    • Aksiologi
    • Epistemologi
    • Etika
    • Etika Bisnis
    • Etika Lingkungan
    • Etika Politik
    • Etika Teknologi
    • Filsafat Agama
    • Filsafat Kebudayaan
    • Filsafat Ketuhanan
    • Filsafat Kontemporer
    • Filsafat Kontemporer
    • Filsafat Manusia
    • Filsafat Pendidikan
    • Filsafat Politik
    • Filsafat Sosial
    • Filsuf
    • Kontemplasi
    • Kosmologi
    • Metafisika
    • Sejarah Etika

    Artikel Terbaru

    • Teori Koresponden: Ujian Persamaan dengan Fakta
    • 8 Prinsip Postulat Ilmiah, Aksioma, dan Konsep
    • Common Sense, Subjektivisme dan Objektivisme
    • Pandangan Objektivisme dan Subjektivisme Ekstrim Akan Gagal
    • Menanggapi Persoalan Moral dan Budaya dari Attayaya
    • Gottfried Wilhelm Leibniz – Doktor Pada Usia 20 Tahun
    • Rene Descartes – Rasional dan Skeptisisme
    • David Hume – Skeptisisme dan Empirisme
    • Teori Kebenaran Menurut William James
    • Aurellius Augustinus Hipponensis Antara Kristen dan Filsafat
    Aprillins © 2008-2010 | aprillins.com powered by Advanced Wordpress
    All content are protected. Copying are limited by showing a link in your bibliography
    TopOfBlogs