Bagi Aristoteles, Tuhan adalah penggerak alam. Menurut teori actus potensi alam adalah objek yang memiliki potensi untuk melakukan perubahan. Perubahan di sini artinya adalah tujuan. Dengan kata lain, alam memiliki potensi untuk merealisasikan dirinya sesuai dengan tujuannya. Tujuan dari setiap objek yang terdapat dalam alam semesta adalah actus purus, yaitu Tuhan (Hadiwijono, 2005:51).
Arsip artikel filsafat pada kategori ‘Filsafat Ketuhanan’
Pandangan Aristoteles Tentang Tuhan dan Alam Berdasarkan Teori Actus Potensi
Wednesday, May 26th, 2010Masalah Kebatinan Sebuah Pengantar Kepercayaan dan Agama
Thursday, August 6th, 2009Perubahan Zaman Membawa Nilai Baru Pembaharuan pancamuka yang berjalan di Indonesia pada tahun-tahun terakhir ini membawa serta juga kesadaran baru dalam hidup agama. Ternyatalah bahwa pembaharuan dalam bidang jasmani telah menciptakan juga kebutuhan-kebutuhan baru rohani. Pembaharuan menuntut pergeseran dan pernggantian nilai-nilai tradisional. Setiap lembaga, entah yang bersifat kebudayaan atau keagamaan, ditantang untuk menawarkan nilai-nilai baru….
Dialog Antara Manusia Dengan Sang Pencipta
Tuesday, May 5th, 2009Pada zaman dahulu kala ada seseorang bernama, dengan inisial, ZV. Setiap hari kerjaannya mengeluh terus tentang kehidupannya. Pada satu hari ia merasa lelah setelah seharian bercocok tanam, oleh karenanya maka ia mencari tempat untuk berteduh untuk melepas sedikit lelahnya. Ia berteduh di bawah pohon rindang yang menjulang tinggi ke angkasa. Tidak lama kemudian ia tertidur….



