Jawaban terhadap problema watak pengetahuan akan tergantung, sedikitnya sebagian, pada macam filsafat yang nanti akan dipilih oleh seseorang. Dalam problema yang begitu kompleks, adalah sangat mudah untuk mengambil sebagian kecil dari situasi pengetahuan dan berusaha agar bagian itu nampak sebagai keseluruhan. Bentuk subjektivisme yang ekstrim dan bentuk objektivisme yang ekstrim keduanya melakukan kesalahan ini.
Arsip artikel filsafat pada kategori ‘Kontemplasi’
Pandangan Objektivisme dan Subjektivisme Ekstrim Akan Gagal
Sunday, July 11th, 2010Mengajari Manusia Berpikir Secara Filosofis
Tuesday, October 20th, 2009Manusia bisa berpikir, lalu mengapa manusia harus berpikir selayaknya manusia yang lain? Mengapa manusia seolah-olah harus menuruti apa yang orang lain pikirkan? Mengapa orang mengangguk-angguk mengagumi pikiran orang lain sehingga cita-citanya hanya sebatas mencapai orang yang Ia kagumi? Semua itu adalah perbuatan dosa! Dosa karena Anda tidak memanfaatkan otak Anda dengan sebaik-baiknya. Tidakkah Anda pernah…
Neraka Tidak Ada, Adanya Surga
Wednesday, May 6th, 2009neraka itu ga ada.. adanya cuma surga.. kan Tuhan Maha Baik.. Ternyata tulisan tersebut menuai protes, bagaimana dia bisa tau kalau saya menuliskan tulisan seperti itu? Hal ini dikarenakan *sensor* juga memiliki account di Facebook. *sensor* pikir tulisan tersebut ga semua orang bisa terima, dan dia meminta agar tulisan tersebut dihapus. Titik berat protes *sensor* adalah pada…
Kritik Terhadap Lirik Lagu Kerispatih | Demi Cinta
Wednesday, April 29th, 2009Sudah tahu kan Kerispatih? Salah satu band yang naik daun di Republik Indonesia kita yang tercinta ini. Banyak lagunya yang bernada bagus, menarik, mengalunkan melodi tentang cinta. Sehingga banyak penggemarnya terbius dengan lantunan lagu band ini. Apalagi banyak pula lagu Kerispatih ini berisi tentang kisah patah hati, atau sakit hati pokoknya berhubungan dengan cinta-cintaan deh….



