Langganan artikel
  • Home
  • Rekan
  • Layanan
  • Media Iklan
  • Informasi Situs
    • Privacy Policy
  • Bertukar Link
Artikel Selanjutnya
Artikel Sebelumnya

Permasalahan Buku Terjemahan Kritik Atas Akal Budi Praktis

akal budi praktisSaya mengalami masalah dalam membaca buku Immanuel Kant yang berjudul The Critique of Practical Reason dalam bahasa Indonesia berarti Kritik atas Akal Budi Praktis. Permasalahan saya terletak pada bahasa terjemahan yang menurut saya sangat ambigu, oleh karenanya maka saya memberikan eksplanasi tentang permasalahan saya di sini.

Diterjemahkan oleh Thomas Kingsmill Abbott dari bahasa Jerman. Inilah cuplikan halaman 32 pada PDF yang berjudul The Critique of Practical Reason.

Judgement depending on laws of pure practical reason seems, therefore, to be subject to special difficulties arising from this, that a law of freedom is to be applied to actions, which are events taking place in the world of sense, and which, so far, belong to physical nature.

Pada buku terjemahan yang berjudul Kritik atas Akal Budi Praktis terbitan Pustaka Pelajar tahun 2005 halaman 112, dituliskan:

Konsekuensinya, penilaian berdasarkan atas hukum akal budi murni tampaknya mengalami kesulitan khusus, yang berasal dari fakta bahwa suatu hukum kebebasan harus diterapkan pada sejumlah tindakan yang merupakan peristiwa yang terjadi di dunia indera, yang, sejauh ini, menjadi bagian dari alam.


Saya mengalami kebingungan pada kalimat belong to physical nature yang diartikan sebagai menjadi bagian dari alam. Soalnya pada kalimat sebelumnya yaitu which are events taking place in the world of sense. Kalau diartikan bersama dengan belong to physical nature, mana yang lebih tepat untuk digunakan pada terjemahan: “merupakan peristiwa yang terjadi di dunia indera yang bersifat fisik” atau “merupakan peristiwa yang terjadi di dunia indera yang menjadi bagian dari alam” ? Soalnya ini ambiguitas yang bisa sangat menyesatkan bagi pembaca, jelas sekali perbedaan makna antara dunia indera yang bersifat fisik dengan dunia indera yang menjadi bagian dari alam.

Kalau dilihat dari segi nalar dalam membaca tentu lebih nalar kalimat dunia indera yang bersifat fisik dibandingkan dengan dunia indera yang menjadi bagian dari alam, karena kalimat yang kedua itu tentu lebih sulit dipahami. Pertanyaan saya, apakah terjemahan dunia indera yang bersifat fisik itu sesuai dengan maksud Immanuel Kant dalam buku The Critique of Practical Reason?


AUTHOR

aprillins # Berkecimpung dalam bidang filsafat sekaligus menekuni web programming sebagai tambahan. Suka membaca buku lalu merenungkannya dan mengaplikasikan hasilnya :)

Artikel Terkait

  • Biografi Immanuel Kant Sang Filsuf Jerman
  • Kelemahan Filsafat Moral Immanuel Kant
  • Tiga Pokok Pemikiran Immanuel Kant
  • Hak Binatang Tinjauan Filsafat Moral

Kata Kunci

persoalan filsafat BUDI - akal budi menurut immanuel kant - akal budi - artikel permasalahan dalam membaca - artikel permasalahan - immanuel kant philosophy terjemahan indonesia - reason terjemahan - kritik terhadap akal - Akal budi praktis murni - Kingsmill - kritik buku 2012 - arti kritik/word - kritik atas akal budi praktis murni - kritik atas akal budi praktis immanuel kant - filsafat akal budi praktis - kritik atas akal budi praktis murni immanuel kant - akal menurut immanuel kant - maksud akal-budi - akal budi praktis - terjemahan dunia binatang -

4 tanggapan untuk “Permasalahan Buku Terjemahan Kritik Atas Akal Budi Praktis”

  1. attayaya
    November 26th, 2009 at 04:01 | #1
    Reply | Quote

    pagi semuanyaaaaaaaa

    eh… aku komen pertama rupanya

  2. attayaya
    November 28th, 2009 at 15:03 | #2
    Reply | Quote

    pada kemana neh orangnya???

  3. anazkia
    November 30th, 2009 at 11:05 | #3
    Reply | Quote

    Analitis… (bener gak nulisnya?)

    • aprillins
      November 30th, 2009 at 14:43 | #4
      Reply | Quote

      bener ehehe :)

Silakan memberi tanggapan

Batalkan memberi komentar

:wink: :-| :-x :twisted: :) 8-O :( :roll: :-P :oops: :-o :mrgreen: :lol: :idea: :-D :evil: :cry: 8) :arrow: :-? :?: :!:

Kategori Artikel

  • Aksiologi
  • Epistemologi
  • Etika
  • Etika Bisnis
  • Etika Lingkungan
  • Etika Politik
  • Etika Teknologi
  • Filsafat Agama
  • Filsafat Kebudayaan
  • Filsafat Ketuhanan
  • Filsafat Kontemporer
  • Filsafat Kontemporer
  • Filsafat Manusia
  • Filsafat Pendidikan
  • Filsafat Politik
  • Filsuf
  • Kontemplasi
  • Kosmologi
  • Metafisika
  • Sejarah Etika

Artikel Terbaru

  • Bermoralkah Pemujaan Sarana di atas Tujuan?
  • Dua Jenis Tanggung Jawab Sosial Dalam Bisnis
  • Sebab dan Awal Berpikir Pada Manusia
  • Teori Etika Lingkungan Biosentrisme
  • Biografi Alfred Jules Ayer Sang Positivis
  • Dua Pandangan Filosofis Tentang Kenyataan
  • Machiavelli: Cara Menjadi Penguasa Dengan Kekejaman
  • Perbedaan Corak Filsafat Pra-Socrates dan Zaman Socrates
  • 2 Teori Etika: Utilitarisme dan Deontologi
  • Makna Common Sense Menurut Para Filsuf

Sumber Artikel

  • SCBS Radio Lombok
  • Astaga.com lifestyle on the net
  • Saffa Inspiration

Aprillins © 2007-2009 | aprillins.com powered by Advanced Wordpress
All content are protected. Copying are limited by showing a link in your bibliography
AcademicsTopOfBlogsTop Academics blogsPhilosophy Blogs